Kodim 0108/Agara Bersama Warga Gotong Royong Lansir Pasir untuk Pembangunan Jembatan Gantung Desa Rambung Teldak, Aceh Tenggara

Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Rambung Teldak, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Gantung Perintis bersama warga melaksanakan kegiatan melansir material pasir yang akan digunakan untuk pengecoran pondasi jembatan, Selasa (29/9/2026). Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, KUTACANE – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Rambung Teldak, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Gantung Perintis bersama warga melaksanakan kegiatan melansir material pasir yang akan digunakan untuk pengecoran pondasi jembatan, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan dilakukan dengan mengangkat dan memindahkan pasir dari lokasi penumpukan menuju area pembangunan. Meskipun membutuhkan tenaga dan cukup menguras fisik, Babinsa bersama masyarakat tetap melaksanakan pekerjaan dengan penuh semangat dan kekompakan.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Sertu Matliadi mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

“Gotong royong ini kami lakukan bersama masyarakat dengan penuh semangat. Selain membantu pekerjaan secara langsung, kami juga ingin memberikan motivasi kepada warga agar tetap menjaga semangat kebersamaan dalam menyelesaikan pembangunan jembatan ini,” ujar Sertu Matliadi.

Menurutnya, keberadaan jembatan gantung nantinya diharapkan dapat memberikan kemudahan akses dan mendukung mobilitas masyarakat. Karena itu, Babinsa akan terus berupaya mendampingi warga selama proses pembangunan sesuai tugas dan kemampuan yang dimiliki.

“Kami sebagai Babinsa memiliki tanggung jawab untuk membantu dan mendampingi masyarakat di wilayah binaan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI agar masyarakat dapat merasakan kehadiran kami secara langsung, terutama dalam kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan bersama,” katanya.

Selain membantu pekerjaan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Babinsa dan masyarakat. Interaksi secara langsung di tengah warga diharapkan dapat membangun hubungan yang semakin baik serta memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan desa.

Sertu Matliadi juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan budaya gotong royong dalam setiap kegiatan yang menyangkut kepentingan bersama.

“Kami berharap semangat gotong royong seperti ini terus dipertahankan. Dengan kebersamaan antara TNI dan masyarakat, setiap pekerjaan yang dilakukan untuk kepentingan desa dapat dilaksanakan dengan lebih baik,” tambahnya.

Bagi masyarakat Desa Rambung Teldak, pembangunan jembatan gantung tersebut menjadi salah satu fasilitas yang dinantikan. Jembatan diharapkan dapat mendukung aktivitas warga sekaligus memberikan kemudahan dalam mobilitas sehari-hari setelah nantinya selesai dan dapat digunakan.

Salah seorang warga Desa Rambung Teldak, Zahlul (60), mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa yang ikut bekerja bersama masyarakat menjadi tambahan semangat bagi warga untuk menyelesaikan pembangunan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selama ini mau turun langsung membantu masyarakat. Kehadiran Babinsa membuat kami semakin bersemangat untuk bergotong royong menyelesaikan pembangunan jembatan ini. Mudah-mudahan jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mempermudah aktivitas warga,” ujar Zahlul.

Ia menilai, kegiatan gotong royong tidak hanya membantu pekerjaan di lapangan, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat dan Babinsa.

“Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut. Kalau masyarakat dan Babinsa saling membantu, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan,” tambahnya.

Kegiatan gotong royong berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Kekompakan Babinsa dan masyarakat dalam melansir material menjadi bagian dari dukungan bersama terhadap kelancaran pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Rambung Teldak.

Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong di tengah masyarakat diharapkan tetap terpelihara. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat juga diharapkan terus terjalin dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta peningkatan akses dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait