Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan Gantung di Lawe Buah Pala

Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat terus bergotong royong mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara. Pada Kamis (22/10/2026), personel Babinsa bersama warga melaksanakan pengerjaan pengecoran pondasi jembatan di bagian tepi seberang sebagai salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT,  Kutacane – Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat terus bergotong royong mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara. Pada Kamis (22/10/2026), personel Babinsa bersama warga melaksanakan pengerjaan pengecoran pondasi jembatan di bagian tepi seberang sebagai salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan.

Pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat menuju kawasan pertanian dan perkebunan, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan pengecoran pondasi dengan mengedepankan kekompakan, kerja sama, dan semangat gotong royong. Pengerjaan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan, dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan keselamatan selama proses pembangunan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya membantu pengerjaan secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi dan mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan infrastruktur di wilayah desa binaan. Kebersamaan tersebut menjadi wujud kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait kebutuhan sarana dan prasarana penunjang aktivitas sehari-hari.

Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan Pinem, menjelaskan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran pengerjaan pondasi, terutama pada tahap pengecoran.

Menurutnya, cuaca yang cerah dan mendukung dapat membantu proses pengerjaan berjalan lebih optimal. Oleh karena itu, Babinsa bersama masyarakat terus memanfaatkan waktu dan kesempatan yang tersedia untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai tahapan yang direncanakan, tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan.

“Babinsa akan terus berupaya mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Kami berharap, melalui semangat gotong royong dan dukungan seluruh pihak, pembangunan jembatan ini dapat berjalan lancar dan nantinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Pelda Ahmad Saan Pinem.

Ia menambahkan, tugas Babinsa tidak hanya sebatas melaksanakan pembinaan teritorial, tetapi juga hadir untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di wilayah binaan. Melalui kegiatan gotong royong, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat serta nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari budaya bangsa dapat terus dipelihara.

Jembatan Gantung Perintis Dukung Aktivitas Pertanian dan Perkebunan

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Buah Pala memiliki arti penting bagi masyarakat setempat, terutama warga yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan. Akses menuju kebun dan ladang menjadi kebutuhan utama untuk menunjang berbagai kegiatan, mulai dari mengolah lahan, merawat tanaman, hingga mengangkut hasil panen.

Dengan dibangunnya jembatan tersebut, masyarakat berharap perjalanan menuju kawasan pertanian dan perkebunan dapat menjadi lebih mudah, aman, dan efisien. Keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mempermudah akses menuju lahan yang selama ini membutuhkan sarana penyeberangan yang memadai.

Selain meningkatkan kemudahan akses, jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Akses yang lebih baik berpotensi mempermudah pengangkutan dan distribusi hasil pertanian, menghemat waktu perjalanan, serta mengurangi kendala transportasi yang selama ini dihadapi warga dalam menjalankan aktivitasnya.

Dalam kesempatan itu, Pelda Ahmad Saan Pinem juga mengingatkan seluruh personel dan masyarakat yang terlibat agar senantiasa mengutamakan keselamatan kerja. Ia menekankan pentingnya bekerja secara hati-hati, menjaga kesehatan, serta memperhatikan keamanan dan ketertiban di lokasi pembangunan.

Menurutnya, upaya mempercepat pembangunan harus tetap diimbangi dengan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Dengan demikian, setiap tahapan pekerjaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga pembangunan selesai.

Warga Apresiasi Keterlibatan Babinsa

Apresiasi terhadap keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan tersebut disampaikan oleh Rejo, salah seorang warga Desa Lawe Buah Pala. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas pendampingan dan bantuan yang diberikan Babinsa, yang dinilai mampu menambah semangat masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan fasilitas yang sangat dibutuhkan warga.

“Kami sebagai warga merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu ikut bekerja bersama masyarakat. Pembangunan jembatan ini sangat kami harapkan karena akan memudahkan perjalanan menuju kebun dan ladang. Kami berharap pengerjaannya berjalan lancar sehingga nantinya dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Rejo.

Ia juga berharap kebersamaan antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga, tidak hanya dalam pembangunan jembatan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan lainnya di desa.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0108/Aceh Tenggara terus mendorong keterlibatan Babinsa dalam mendukung pembangunan wilayah melalui pendampingan masyarakat dan penguatan budaya gotong royong. Sinergi antara TNI dan warga diharapkan dapat membantu mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Aceh Tenggara.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh pihak, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Buah Pala diharapkan dapat berjalan sesuai rencana. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan menjadi sarana penghubung yang menunjang kelancaran aktivitas pertanian, perkebunan, serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait