Kodim 0108/Agara Mulai Pasang Papan Lantai Jembatan Gantung di Kuta Ujung Agara

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, Aceh Tenggara – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Memasuki tahapan pemasangan papan lantai pada Jumat (7/8/2026), personel Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama teknisi lapangan terus bekerja secara maksimal untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat.

Pemasangan papan lantai menjadi salah satu tahapan krusial karena bagian tersebut akan menjadi lintasan utama bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pengerjaannya dilakukan secara teliti dengan memperhatikan aspek kekuatan, kerapian, dan keamanan konstruksi. Personel Satgas dan teknisi bekerja sama secara gotong royong agar hasil pembangunan memenuhi standar kualitas terbaik.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Pelda Musliyadi menjelaskan bahwa pemasangan papan lantai harus dikerjakan secara cermat karena bersentuhan langsung dengan aktivitas warga setelah jembatan rampung. Menurutnya, percepatan pembangunan tetap harus diimbangi dengan ketelitian agar jembatan kokoh dan aman digunakan.

Kehadiran TNI AD dalam proyek ini merupakan wujud nyata komitmen Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedalaman. Personel Satgas terlibat langsung di lapangan untuk memastikan setiap tahapan berjalan efektif, sesuai rencana, serta mengutamakan keselamatan kerja.

Keberadaan jembatan ini memiliki arti penting untuk mengatasi keterbatasan akses yang selama ini dirasakan warga Desa Kuta Ujung. Dengan infrastruktur baru ini, mobilitas warga menuju wilayah lain untuk bekerja, bersekolah, maupun mendapatkan layanan kesehatan akan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Selain mempermudah mobilitas, jembatan gantung ini juga diproyeksikan mendongkrak perekonomian lokal dengan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Biaya serta waktu pengangkutan hasil bumi dapat ditekan, yang pada akhirnya berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Pelda Musliyadi menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, teknisi, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan ini. Ia juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Warga Desa Kuta Ujung menyambut antusias kemajuan pembangunan ini dan berharap jembatan dapat segera diselesaikan. Kolaborasi erat antara Satgas dan masyarakat menjadi bukti nyata semangat kemanunggalan TNI-Rakyat dalam meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup di Aceh Tenggara.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait