Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah, Muhammad Bilal Ramzi Meninggal Dunia

BANDA ACEH – Duka mendalam kembali menyelimuti insiden ledakan di ruang mesin Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2. Satu lagi korban yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Muhammad Bilal Ramzi, meninggal dunia pada Kamis (25/6/2026) malam.

Korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.30 WIB setelah beberapa hari mendapatkan penanganan medis akibat luka yang dideritanya dalam peristiwa ledakan tersebut.

Bacaan Lainnya
Ads

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, membenarkan kabar duka tersebut. Atas nama perusahaan, ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum.

“PT ASDP Indonesia Ferry menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Muhammad Bilal Ramzi, salah satu korban terdampak insiden KMP Aceh Hebat 2,” ujar Andri dalam keterangannya, Kamis malam.

Menurut Andri, sejak insiden terjadi, pendampingan terhadap korban beserta keluarganya menjadi perhatian utama perusahaan. ASDP terus menjalin koordinasi dengan pihak keluarga, rumah sakit, serta berbagai instansi terkait guna memastikan seluruh kebutuhan penanganan korban dapat terpenuhi secara maksimal.

“Atas nama manajemen dan seluruh insan ASDP, kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” katanya.

Meski harus menerima kabar duka tersebut, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada korban lain yang hingga kini masih menjalani proses pemulihan pasca-ledakan.

Andri menegaskan bahwa keselamatan penumpang, pengguna jasa, serta seluruh pekerja di lingkungan operasional ASDP merupakan prioritas utama perusahaan. Karena itu, setiap perkembangan yang berkaitan dengan insiden KMP Aceh Hebat 2 menjadi perhatian serius manajemen sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan operasional.

Selain menyampaikan belasungkawa, ASDP juga mengapresiasi kerja keras tenaga medis RSUDZA, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang sejak hari pertama telah memberikan bantuan dan dukungan kepada para korban.

Di sisi lain, perusahaan menyatakan tetap mendukung penuh proses investigasi yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengungkap penyebab pasti ledakan di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2. Hasil penyelidikan nantinya diharapkan menjadi dasar dalam memperkuat sistem keselamatan pelayaran sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

Meninggalnya Muhammad Bilal Ramzi menambah daftar korban jiwa dalam tragedi ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang mengguncang masyarakat Aceh. Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan yang ketat dalam setiap operasional transportasi laut demi melindungi penumpang maupun awak kapal.(**)

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait