Lewat GAMAS, Sekda Aceh Dorong Penguatan Peran Ayah dalam Mendukung Pendidikan Anak

Lewat GAMAS, Sekda Aceh Dorong Penguatan Peran Ayah dalam Mendukung Pendidikan Anak
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Piala Dunia ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT,  Banda Aceh – Lewat GAMAS, Sekda Aceh Dorong Penguatan Peran Ayah dalam Mendukung Pendidikan Anak, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mendorong penguatan peran ayah dalam pendidikan anak melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS) yang bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah di MTsN 1 Banda Aceh, Senin (13/7). Pada kesempatan itu, Sekda juga secara resmi membuka Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi peserta didik baru.

Sekda menilai, kehadiran orang tua, khususnya ayah, pada hari pertama sekolah menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan anak. Melalui GAMAS, Pemerintah Aceh ingin memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan unggul di masa depan.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

“Kehadiran orang tua di hari pertama sekolah mungkin tampak sederhana, namun sesungguhnya memiliki makna yang sangat besar. Anak-anak merasakan dukungan, kasih sayang, dan keyakinan bahwa perjalanan pendidikan mereka tidak ditempuh sendirian,” ujarnya.

Dalam sambutannya, M. Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTsN 1 Banda Aceh yang selama ini konsisten melahirkan peserta didik berprestasi. Ia menyoroti bahwa selain prestasi akademis, pembentukan karakter, moral, dan perilaku peserta didik juga harus menjadi perhatian utama sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial.

Lebih lanjut, Sekda juga mengajak seluruh peserta didik agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya dan terus bersemangat dalam menempuh pendidikan. Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang lahir dari kolaborasi aktif antara keluarga dan sekolah.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai program yang memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan SDM yang unggul. Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, pemerintah berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung lahirnya generasi Aceh yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. []

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait