ACEH INDEPENDENT, Saya riyati kepala sekolah SMP Negeri 7 Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. Sejak saya ditugaskan di SMP Negeri 7 Birem Bayeun pada tahun 2021 hingga sekarang tahun 2024. saya bertugas di sekolah tersebut selama 4 tahun, tentu saja saya cukup paham akan kondisi siswa-siswi yang ada di sekolah yang saya pimpin ini dengan berbagai latar belakang yang ada. saya melihat bahwa siswa-siswi yang berada di sekolah tersebut merupakan siswa-siswi yang memiliki bakat yang berbeda dengan sekolah lain yang pernah saya pimpin, Dimana terlihat adanya suatu bakat dalam menulis ketika saya memantau pembelajaran di kelas namun sayangnya mereka kurang akan literasi sehingga bakat yang ada pada diri siswa-siswi tersebut tidak dapat tersalurkan dan terkembangkan dengan baik. Oleh karenya tersentuh hati saya sebagai seorang pemimpin di sekolah tersebut untuk menciptakan suatu perubahan baru dan mewujudkan siswa-siswa yang dapat tumbuh sesuai kodrat yang ada pada diri siswa-siswi yang ada di SMP Negeri 7 Birem Bayeun.
Menggerakkan perubahan merupakan suatu Tindakan yang bijak yang ada pada tiap-tiap pemimin yang menginginkan suatu perubahan yang lebih baik untuk masa depan Pendidikan di masa yang akan datang. Saya sebagai pemimpin merasa bahwa penting sekali untuk menggerakkan perubahan di sekolah tempat saya di tugaskan. Karena latar belakang saya sebagai seorang pemimpin sehingga saya memiliki wewenang penuh untuk membentuk atau menggerakkan perubahan di sekolah tersebut. Adapun perubahan yang saya maksudkan adalah suatu perubahan dalam hal literasi. Adapun cara atau langkah yang saya lakukan adalah dengan melakukan suatu tindakan bersama guru-guru yang berada di sekolah tersebut, Dimana saya meminta para guru untuk bekerja sama dan menindaklanjuti bagaimana dan apa yang harus dilakukan agar siswa-siswi yang ada di sekolah ini dapat mengembangkan bakat yang ada pada mereka. Dengan demikian tercetus sebuah ide dari para guru-guru untuk membuat suatu program literasi yang disepakati dengan sebutan GELIS (gerak literasi sekolah). Program gelis ini di buat dengan cara menyediakan pojok baca disetiap sudut kelas dimana nantinya setiap siswa-siswi yang berada di kelas tersebut akan melakukan literasi selama 10-15 menit sebelum jam pelajaran di mulai.





