ACEH INDEPENDENT, GUADALAJARA, Meksiko — Bayangkan menjalani debut di Piala Dunia FIFA pada laga pembuka turnamen, masuk sebagai pemain pengganti untuk menggantikan kapten tim sekaligus salah satu pesepak bola terbesar dalam sejarah negara Anda.
Itulah yang dialami Oh Hyeon-Gyu saat Korea Selatan menghadapi Republik Ceko pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2026.
Saat itu, Korea Selatan baru saja menyamakan kedudukan delapan menit setelah tertinggal. Pertandingan masih terbuka dan kemenangan belum ditentukan.
Kapten sekaligus bintang utama Korea Selatan, Son Heung-min, telah bekerja keras sepanjang pertandingan. Namun, ia kesulitan mendapatkan peluang bersih di kotak penalti lawan.
Pelatih Hong Myung-bo kemudian mengambil keputusan berani. Son ditarik keluar, dan Oh Hyeon-Gyu masuk menggantikannya.
Keputusan itu terbukti jitu.
Hanya 11 menit setelah masuk lapangan, Oh memanfaatkan umpan rendah berbahaya dari Hwang In-beom yang menusuk dari sisi kanan. Penyerang berusia 25 tahun itu melakukan pergerakan cepat ke tiang dekat sebelum melepaskan tembakan pertama yang, setelah mengenai pemain lawan, bersarang di gawang Republik Ceko.
Gol pada menit ke-80 tersebut memastikan kemenangan 2-1 Korea Selatan sekaligus menjadikan Oh pahlawan baru bagi negaranya.
Bukan Lagi Talenta Muda, Tapi Siap Jadi Andalan
Menyebut Oh sebagai bintang muda yang sedang naik daun mungkin kurang tepat. Kini ia sudah berusia 25 tahun dan tengah menjalani petualangan ketiganya di Eropa.
Kariernya dimulai bersama klub raksasa Skotlandia, Celtic. Setelah itu ia bermain untuk klub Belgia, Genk, sebelum bergabung dengan klub Turki, Beşiktaş, awal tahun ini.
Catatan golnya di Eropa memang tidak luar biasa, tetapi cukup mengesankan:
- 12 gol dari 47 pertandingan bersama Celtic
- 22 gol dari 73 pertandingan bersama Genk
- 8 gol dari 16 pertandingan bersama Beşiktaş
Meski demikian, kesempatan menjadi ujung tombak utama Korea Selatan tidak pernah mudah karena kehadiran Son Heung-min yang selama lebih dari satu dekade menjadi simbol sepak bola Negeri Ginseng.
Sejak menjalani debut internasional pada 2022, Oh harus sabar menunggu kesempatan.
Persaingan di lini depan juga cukup ketat. Cho Gue-sung sempat dianggap sebagai penerus utama setelah tampil impresif di Piala Dunia 2022. Namun, cedera dan masalah kesehatan membuat perkembangannya terhambat.
Bahkan, selama babak kualifikasi Piala Dunia, Korea Selatan sempat mengandalkan striker yang bermain di liga domestik, Joo Min-kyu, ketika mencari opsi terbaik di posisi penyerang tengah.
Ramalan Mantan Kapten yang Menjadi Kenyataan
Menariknya, ketika Korea Selatan membutuhkan perubahan saat menghadapi Republik Ceko, Hong Myung-bo memilih memasukkan Oh meskipun Cho Gue-sung juga tersedia di bangku cadangan.
Keputusan tersebut menjadi bukti bahwa staf pelatih menaruh kepercayaan besar kepadanya.
Kepercayaan itu ternyata juga dimiliki mantan kapten Korea Selatan, Ki Sung-yueng.
Kapten Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut pernah menikmati karier panjang di Eropa bersama Swansea City, Sunderland, Newcastle United, dan Mallorca. Namun, salah satu periode terbaiknya terjadi saat membela Celtic.
Sehari sebelum Piala Dunia dimulai, dalam wawancara eksklusif dengan ESPN, Ki sudah memprediksi bahwa Oh akan menjadi pemain Korea Selatan yang layak diperhatikan.
“Saya pikir Oh Hyeon-Gyu adalah pemain muda terbaik saat ini. Dia sudah mencetak banyak gol dan menunjukkan bahwa dirinya mampu bermain di level tertinggi. Jadi saya rasa semua orang harus memperhatikannya,” kata Ki.
Prediksi itu langsung terbukti pada laga pertama turnamen.
Merendah Meski Jadi Pahlawan
Ketika ditanya mengenai pujian dari Ki Sung-yueng, Oh mengaku sangat tersanjung.
“Apa yang bisa saya katakan? Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada Ki,” ujarnya kepada ESPN.
“Saya harus terus bekerja keras di setiap pertandingan dan setiap sesi latihan. Saya harus menunjukkan kualitas yang saya miliki.”
Oh juga mengaku sangat bahagia bisa membantu Korea Selatan meraih kemenangan.
“Saya sangat senang kami menang. Laga pertama selalu sulit, tetapi kami berhasil melewatinya.”
“Saya pikir kemenangan ini akan memberi kami kepercayaan diri. Saya sangat bersemangat menghadapi pertandingan berikutnya melawan Meksiko.”
Siap Menjadi Penerus Son Heung-min?
Kemungkinan besar Son Heung-min akan kembali menjadi starter saat Korea Selatan menghadapi Meksiko pada pertandingan kedua Grup A.
Namun, penampilan singkat Oh saat melawan Republik Ceko telah memberikan pesan penting: Korea Selatan memiliki opsi lain ketika situasi tidak berjalan sesuai rencana.
Dalam jangka panjang, Oh bahkan dinilai berpotensi menjadi penerus Son sebagai ujung tombak utama tim nasional Korea Selatan.
Setidaknya untuk saat ini, ia sudah membuktikan satu hal penting: ketika kesempatan datang, dirinya siap memberikan dampak besar.
Dan seperti yang sudah diprediksi oleh mantan kapten Korea Selatan, Ki Sung-yueng, sejak awal — Oh Hyeon-Gyu memang siap bersinar di Piala Dunia 2026.







