Kota Jantho – Suasana malam Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, terasa lebih semarak dan penuh khidmat. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pawai takbir keliling yang kembali digelar setelah sekian lama vakum. Kegiatan religius ini secara resmi dilepas oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, dari halaman Masjid Agung Al-Munawarrah, Jumat malam (20/3/2026).
Sebanyak 35 unit mobil hias ikut ambil bagian dalam pawai tersebut, menghadirkan nuansa syiar Islam yang kental melalui lantunan takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema di sepanjang rute. Dari puluhan peserta, kehadiran mobil hias milik PDAM Tirta Mountala Aceh Besar mencuri perhatian publik dengan desain konstruksi unik yang didominasi identitas perusahaan.
Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Yusmadi, yang hadir bersama jajaran direksi menyampaikan bahwa partisipasi pihaknya bukan sekadar bentuk keikutsertaan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen dalam menyemarakkan syiar Islam.
Menurutnya, takbir keliling merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk mengagungkan Asma Allah sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Ia juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang kembali menghidupkan tradisi tersebut di bawah kepemimpinan Muharram Idris bersama Wakil Bupati Syukri A Jalil.
“Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari tanggung jawab kita sebagai umat Islam dalam menyambut hari kemenangan. Kami sangat mendukung penuh program pemerintah daerah yang menghadirkan kembali takbir keliling di Kota Jantho,” ujar Yusmadi.
Ia menambahkan, sebagai satu-satunya perusahaan air minum milik masyarakat Aceh Besar, PDAM Tirta Mountala memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan air bersih, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Komitmen tersebut, lanjutnya, sejalan dengan upaya perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keberlangsungan layanan dengan menggunakan air secara bijak serta disiplin dalam pembayaran tagihan.
“Jika masyarakat dan PDAM sama-sama menjalankan tanggung jawab dengan baik, maka pelayanan air bersih yang sehat dan berkelanjutan bisa terus kita wujudkan bersama,” tambahnya.
Pawai takbir yang dilepas usai salat Isya sekitar pukul 21.15 WIB itu juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta disaksikan ratusan warga yang memadati kawasan masjid.
Sepanjang pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Gema takbir yang berkumandang menjadi simbol kemenangan sekaligus pengingat akan nilai-nilai spiritual yang mengiringi perayaan Idulfitri.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat, termasuk instansi daerah seperti PDAM Tirta Mountala, semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut hari raya, menjadikan malam takbiran di Kota Jantho tahun ini terasa lebih hidup dan bermakna.(**)






