Peluang Emas! BPSDM Aceh Buka Pelatihan Bahasa untuk Beasiswa Luar Negeri

BPSDM Aceh membuka pendaftaran pelatihan Bahasa Inggris dan Mandarin untuk persiapan studi luar negeri bagi putra-putri Aceh, dengan kuota terbatas dan seleksi ketat.
Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

Banda Aceh – Kabar menggembirakan datang bagi putra-putri Aceh yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh (BPSDM Aceh) secara resmi membuka pendaftaran Pelatihan Persiapan Bahasa Inggris dan Mandarin untuk Tujuan Akademik melalui program Language Training for Academic Purposes Test (LTAPT).

Program ini dirancang khusus untuk mempersiapkan generasi muda Aceh agar mampu bersaing dalam memperoleh beasiswa internasional, baik untuk jenjang Strata 2 (S2) maupun Strata 3 (S3). Pelatihan intensif ini akan berlangsung selama tiga bulan penuh, terhitung mulai 6 Juli hingga 7 Oktober 2026, dengan total durasi 66 hari efektif.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 50 peserta akan dipilih dalam program ini, yang terdiri dari 40 peserta kelas Bahasa Inggris dan 10 peserta kelas Bahasa Mandarin. Seluruh kegiatan pelatihan akan dilaksanakan secara penuh waktu (full-time) di kampus BPSDM Aceh, Banda Aceh.

Program LTAPT ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan bahasa semata, tetapi juga memberikan pembekalan menyeluruh kepada peserta. Di antaranya adalah pelatihan menghadapi tes standar internasional seperti IELTS untuk Bahasa Inggris, serta kemampuan dasar Bahasa Mandarin bagi yang memilih jalur tersebut. Selain itu, peserta juga akan dibimbing untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi beasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dalam pengumuman resminya, Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Ia berharap para peserta nantinya mampu kembali ke Aceh dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Untuk dapat mengikuti program ini, calon peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berusia maksimal 42 tahun, memiliki KTP Aceh, lulusan minimal S1 dengan IPK sekurang-kurangnya 3.0, serta memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Selain itu, peserta juga harus melampirkan skor kemampuan bahasa seperti IELTS minimal 5.0 atau TOEFL ITP minimal 450.

Khusus bagi pelamar kelas Bahasa Mandarin, diwajibkan memiliki sertifikat HSK level I atau II, atau sertifikat kemampuan Mandarin lainnya dari lembaga resmi. Seluruh peserta juga harus dalam kondisi sehat, dibuktikan dengan surat keterangan medis, serta memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS atau asuransi lainnya.

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui tautan Google Form yang telah disediakan, dan dibuka sejak 29 April hingga 7 Juni 2026. Setelah itu, peserta akan melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, sesi informasi awal melalui Zoom, hingga tahap wawancara dan verifikasi berkas.

Hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 26 Juni 2026 melalui website resmi BPSDM Aceh. Bagi peserta yang berasal dari luar daerah, panitia juga menyediakan fasilitas penginapan selama pelatihan berlangsung.

Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda Aceh untuk menembus pendidikan global sekaligus membawa kembali ilmu dan pengalaman untuk kemajuan daerah. Kesempatan ini pun menjadi momentum penting bagi siapa saja yang ingin mengembangkan diri dan berkontribusi lebih luas bagi Aceh di masa depan.(**)

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait