Pemko Lhokseumawe Sambut Lawatan Majlis Agama Islam Yala Thailand

Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima kunjungan rombongan Majlis Agama Islam Wilayah Yala, Thailand, dalam agenda Lawatan Mahabbah Ukhuwah Islamiah yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Jumat malam, 25 September 2026. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT,  LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima kunjungan rombongan Majlis Agama Islam Wilayah Yala, Thailand, dalam agenda Lawatan Mahabbah Ukhuwah Islamiah yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, Jumat malam, 25 September 2026.

Rombongan Majlis Agama Islam Wilayah Yala tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Lhokseumawe. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat Lhokseumawe dengan masyarakat Muslim di wilayah Yala, Thailand.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Lawatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang bagi kedua pihak untuk saling bertukar pengalaman dan wawasan dalam berbagai bidang yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat, khususnya keagamaan, pendidikan, serta sosial dan kebudayaan.

Dalam sambutan Wali Kota Lhokseumawe yang disampaikan Sekda A. Haris, Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik kedatangan rombongan Majlis Agama Islam Wilayah Yala. Menurutnya, pertemuan seperti ini memiliki nilai strategis karena dapat menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat yang memiliki kedekatan dalam aspek agama dan kebudayaan.

A. Haris menyampaikan bahwa Lhokseumawe dan Yala memiliki sejumlah kesamaan dalam kehidupan sosial masyarakat, terutama dalam menjadikan nilai-nilai Islam sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, perhatian terhadap pendidikan agama serta peran ulama di tengah masyarakat juga menjadi salah satu titik temu yang dapat memperkuat hubungan kedua wilayah.

“Pertemuan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kunjungan dan silaturahmi semata, tetapi dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan antara masyarakat Lhokseumawe dengan masyarakat Yala,” demikian pesan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Menurut Pemerintah Kota Lhokseumawe, hubungan persaudaraan antarumat Islam lintas negara perlu terus dipupuk melalui kegiatan-kegiatan yang mampu mempertemukan tokoh agama, masyarakat, pendidik, serta berbagai elemen lainnya.

Melalui pertukaran pengalaman, kedua pihak juga dapat melihat berbagai praktik yang telah dilakukan masing-masing daerah dalam mengembangkan pendidikan keagamaan, membangun kehidupan sosial masyarakat, serta menjaga nilai-nilai budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Kehadiran Majlis Agama Islam Wilayah Yala di Lhokseumawe juga dinilai menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring kerja sama dalam bidang keislaman. Hubungan yang dibangun melalui silaturahmi dan komunikasi antarlembaga diharapkan dapat melahirkan berbagai bentuk kerja sama positif pada masa mendatang.

Bagi Lhokseumawe, hubungan dengan wilayah-wilayah yang memiliki kedekatan historis, sosial, dan keagamaan merupakan bagian penting dalam memperkuat peran daerah sebagai salah satu kawasan yang aktif membangun hubungan masyarakat di tingkat regional.

Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk saling mengenal lebih dekat, bertukar pandangan, sekaligus memperkuat semangat ukhuwah Islamiah.

Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kunjungan tersebut memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dan menjadi momentum untuk terus memperkuat hubungan persaudaraan, khususnya melalui bidang pendidikan Islam, kegiatan sosial, pengembangan kebudayaan, serta peran ulama dalam membina kehidupan masyarakat.

Lawatan Mahabbah Ukhuwah Islamiah itu sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan antarmasyarakat dapat terus dibangun melalui silaturahmi, dialog dan pertukaran pengalaman, meskipun berada di wilayah dan negara yang berbeda.

Dengan semangat persaudaraan dan kesamaan nilai yang dimiliki, Lhokseumawe dan Yala diharapkan dapat terus menjalin komunikasi serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.(**)

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait