ACEH BESAR – Aktivitas pendakian di Gunung Seulawah Agam, Kabupaten Aceh Besar, resmi ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini diambil menyusul masih berlangsungnya operasi pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan gunung tersebut sejak akhir Mei lalu.
Informasi penutupan diumumkan melalui akun Instagram Seulawah Daily dan ditujukan kepada seluruh pendaki serta pecinta alam yang berencana melakukan pendakian dalam waktu dekat. Pengelola meminta masyarakat untuk menghormati dan mematuhi kebijakan tersebut demi mendukung proses pencarian serta menjaga keselamatan bersama.
Dalam pengumumannya, pengelola menegaskan bahwa seluruh jalur pendakian menuju Gunung Seulawah Agam ditutup sementara sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Langkah penutupan ini dilakukan seiring intensifnya operasi pencarian terhadap Faiz Hidayat (23), warga Gampong Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, yang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian bersama sejumlah rekannya.
Berdasarkan informasi dari Basarnas Banda Aceh, Faiz memulai pendakian pada Minggu, 31 Mei 2026, sekitar pukul 09.00 WIB bersama rombongannya. Setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam, mereka berhasil mencapai puncak Gunung Seulawah Agam sekitar pukul 12.30 WIB.
Namun situasi berubah ketika rombongan bersiap turun dari puncak. Rekan-rekan Faiz menyadari bahwa pemuda tersebut tidak lagi berada di lokasi bersama mereka. Korban diketahui terakhir kali terlihat berada di area puncak gunung.
Mengetahui salah satu anggota rombongan menghilang, para pendaki lainnya langsung melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Berbagai upaya dilakukan dengan menyisir jalur-jalur yang mungkin dilalui korban, namun hingga malam hari pencarian belum membuahkan hasil.
Keesokan harinya, pencarian kembali dilakukan oleh rekan-rekan korban. Sayangnya, keberadaan Faiz masih belum diketahui. Situasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk mendapatkan bantuan pencarian yang lebih luas dan terkoordinasi.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai hilangnya korban pada Selasa, 2 Juni 2026, sekitar pukul 06.30 WIB dari personel Polsek Lembah Seulawah.
Setelah menerima laporan, Basarnas Banda Aceh segera mengerahkan tim penyelamat menuju lokasi kejadian. Tim Rescue diberangkatkan sekitar pukul 06.45 WIB untuk melakukan operasi pencarian dan penyisiran di kawasan gunung yang memiliki medan cukup berat tersebut.
Memasuki hari keempat operasi pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, komunitas pecinta alam, dan masyarakat setempat terus berupaya menemukan korban. Berbagai titik pencarian diperluas dengan mempertimbangkan kemungkinan jalur yang dilalui korban maupun kondisi geografis kawasan Gunung Seulawah Agam.
Gunung Seulawah Agam sendiri merupakan salah satu destinasi favorit para pendaki di Aceh. Selain menawarkan panorama alam yang indah, kawasan ini juga memiliki jalur pendakian yang menantang dengan kondisi hutan lebat dan medan yang cukup ekstrem di beberapa titik.
Karena itu, penutupan sementara jalur pendakian dinilai sebagai langkah penting untuk menghindari bertambahnya risiko selama operasi pencarian berlangsung. Selain memberi ruang bagi tim SAR untuk bekerja secara maksimal, kebijakan tersebut juga bertujuan mencegah terjadinya insiden serupa terhadap pendaki lainnya.
Masyarakat dan para pecinta alam diharapkan dapat bersabar serta mendukung proses pencarian yang masih berlangsung. Hingga saat ini, tim SAR gabungan terus melakukan berbagai upaya terbaik untuk menemukan Faiz Hidayat dan berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Pihak pengelola akan kembali membuka jalur pendakian setelah situasi dinyatakan aman dan operasi pencarian selesai dilaksanakan.(**)







