Pergi Tanpa Pesan, Seorang Pelajar SMP di Pidie Jaya Hilang Misterius Selama 20 Hari

Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

Pidie Jaya – Langit sore di Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh terasa lebih sunyi dari biasanya. Di sebuah rumah sederhana, seorang ayah bernama Iswar Nurdin orang orang biasa memanggilnya Bang Wan Proyek, kini masih menatap jalanan desa dengan harapan yang tak pernah padam. Sudah 20 hari lamanya putra kesayangannya, Zulhaki, pelajar SMP yang dikenal pendiam dan dekat dengan keluarga, pergi meninggalkan rumah tanpa kabar. Hingga kini, tak seorang pun mengetahui di mana keberadaan anak itu.

Dengan suara lirih bercampur cemas, Wan menceritakan bagaimana putranya pergi begitu saja setelah diduga terjadi perselisihan kecil dengan sang paman. Namun bagi dirinya, itu bukan lagi persoalan yang ingin dipermasalahkan. Yang paling penting baginya saat ini hanyalah satu, menemukan kembali anak yang selama ini menjadi penghibur hidupnya di tengah kerasnya perjuangan mencari nafkah sebagai tukang pijat keliling.

Bacaan Lainnya

“Yang penting anak saya pulang dulu. Saya tidak marah. Saya cuma ingin melihat dia selamat,” ujar Bang Wan kepada awak media melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (12/5), dengan nada penuh harap yang sulit disembunyikan.

Kepergian Zulhaki meninggalkan luka mendalam bagi keluarga kecil itu. Saat peristiwa terjadi, Wan sedang berada di Banda Aceh untuk bekerja. Zaki, begitu anak itu biasa dipanggil, tinggal di rumah bersama nenek dan pamannya. Tidak ada firasat buruk sebelumnya. Tidak ada pesan perpisahan. Anak itu pergi begitu saja, meninggalkan rumah dan kerinduan yang kini menggantung di hati keluarganya.

Wan mengaku hubungan dirinya dengan Zulhaki sangat dekat. Bahkan, setiap malam sang anak terbiasa tidur di sampingnya. Di sela-sela aktivitas memijat dari kampung ke kampung, wajah putranya terus terbayang di pelupuk mata. Kesedihan itu semakin terasa ketika malam tiba dan tempat tidur di sampingnya kini kosong tanpa kehadiran sang buah hati.

“Ya Allah…Pat Kah Aneuk Meutuah? Ayah Sangat Merindukanmu,” ucap Bang Wan dengan suara bergetar, menahan tangis yang tak mampu lagi dibendung. Kalimat sederhana itu menggambarkan betapa seorang ayah sedang berjuang melawan rasa kehilangan yang begitu dalam.

Sebagai orang tua dengan penghasilan pas-pasan, Bang Wan tak punya banyak cara selain berusaha mencari ke sana kemari sambil berharap ada kabar baik datang menghampiri. Foto Zulhaki telah diunggah ke berbagai media sosial miliknya. Ia juga meminta bantuan kerabat, teman, dan masyarakat luas untuk ikut mencari atau sekadar memberi informasi apabila melihat anaknya.

Keluarga berharap kepedulian masyarakat dapat membantu mempertemukan kembali Zulhaki dengan orang-orang yang mencintainya. Bagi siapa saja yang mengetahui keberadaan Zulhaki atau pernah melihatnya, diharapkan segera menghubungi keluarga melalui nomor Hp. 0823-1653-6135. Di balik nomor itu, ada seorang ayah yang setiap hari menunggu telepon berdering dengan harapan kabar tentang anaknya yang kembali pulang. (**)

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait