“Kami di PKK memiliki kader dasawisma yang bisa langsung masuk ke rumah-rumah warga. Jika polisi datang mengetuk pintu, orang mungkin enggan membuka. Tapi jika kader kami yang datang, pintu pasti terbuka,” ujar Safriati, menggambarkan bagaimana jaringan PKK menjangkau langsung ke masyarakat.
Widget Artikel Samping
Lebih lanjut, Safriati menjelaskan bahwa PKK telah berperan aktif dalam berbagai isu kesehatan, seperti pencegahan stunting dan edukasi calon pengantin. “Peran PKK pada calon pengantin adalah sebagai pelaksana, di mana kami sebagai Tim Pendamping Keluarga (TPK) dapat mendeteksi kesiapan nikah dan hamil bagi calon pengantin,” ujar Safriati dalam paparannya, Kamis 14/11/2024.
Safriati juga menekankan bahwa PKK ikut berperan dalam sosialisasi kesehatan reproduksi bagi remaja dan calon pengantin, termasuk kampanye anti-narkoba serta edukasi mengenai usia perkawinan ideal sesuai panduan BKKBN, yaitu 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.
Selain fokus pada calon pengantin, PKK Aceh juga mendukung upaya peningkatan cakupan imunisasi. “Cakupan vaksin imunisasi kita masih rendah. Ini tanggung jawab kita bersama. Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan, mari kita gandeng PKK untuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa vaksinasi ini halal dan aman,” imbau Safriati.
Perwakilan Dinas Kesehatan Aceh juga menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan calon pengantin perlu dilakukan setidaknya tiga bulan sebelum pernikahan untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat. “Kenapa tiga bulan? Karena untuk penyembuhan anemia saja, misalnya, membutuhkan waktu tiga bulan,” ujar salah satu perwakilan dari BKKBN Aceh. PKK diharapkan dapat membantu mensosialisasikan program ini kepada calon pengantin di seluruh Aceh.
Hj. Safriati menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memastikan program ini berhasil. “Kami siap dengan kader di lapangan, siap menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat,” katanya, menegaskan kesiapan PKK untuk berkontribusi penuh dalam memastikan persiapan calon pengantin yang sehat dan matang.
Acara itu sendiri diikuti oleh pihak dari Kementerian Agama, BKKBN dan Dinas Kesehatan Aceh serta Kabupaten/Kota se Aceh. []
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News