Gotong royong difokuskan pada pembersihan sisa material tanah longsor yang masih menutupi ruas jalan perkebunan masyarakat di Dusun 3 Kampung Burni Bius Baru. Selain itu, personel gabungan juga melakukan pembersihan gorong-gorong dan parit yang tersumbat akibat longsoran pascabencana alam yang terjadi pada Kamis, 26 November 2025 lalu.
Widget Artikel Samping
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Silih Nara, Aiptu Syarif Maulana, dengan melibatkan personel Polsek Silih Nara, Brimob Polda Aceh, aparatur kampung, serta masyarakat setempat.
Dengan semangat kebersamaan, personel Polri dan warga bahu-membahu menyingkirkan material longsor, memotong dan memindahkan pohon-pohon tumbang yang menutup badan jalan, serta memperlancar aliran air di parit sepanjang ruas jalan agar tidak kembali tersumbat dan memicu longsor susulan.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silih Nara IPTU Samsul Bahri Bangun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
“Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong ini, kami berharap akses jalan dapat kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar dan aman. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas serta kepedulian sosial antara Polri dan masyarakat,” ujar IPTU Samsul.
Dengan dibersihkannya akses jalan tersebut, mobilitas warga di kawasan perkebunan diharapkan kembali pulih, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Kampung Burni Bius Baru dapat berjalan normal secara bertahap.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News