Progres Jembatan Gantung Perintis Garuda Capai 94,5 Persen, Akses Badar–Darul Hasanah Segera Terwujud

Harapan masyarakat terhadap hadirnya akses transportasi yang lebih mudah, cepat, dan efisien semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan wilayah Kecamatan Badar dengan Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus dikebut dan hingga Senin (24/8/2026) telah mencapai progres 94,5 persen. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, Kutacane – Harapan masyarakat terhadap hadirnya akses transportasi yang lebih mudah, cepat, dan efisien semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan wilayah Kecamatan Badar dengan Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus dikebut dan hingga Senin (24/8/2026) telah mencapai progres 94,5 persen.

Jembatan gantung sepanjang 248 meter dengan lebar 1,2 meter ini sangat penting untuk membuka akses warga di kedua kecamatan, mempermudah mobilitas petani, pekebun, serta anak-anak sekolah.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Pembangunan jembatan ini memangkas jarak tempuh secara signifikan sehingga warga tidak perlu lagi memutar jalur yang membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.

Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, menyatakan bahwa jembatan ini akan memperlancar aktivitas, mendukung perekonomian, dan memudahkan anak-anak sekolah di Kecamatan Badar, Darul Hasanah, dan sekitarnya.

Personel Babinsa bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan tahap akhir, seperti membuat pagar pengaman, mengecatan tali sling, dan tiang pylon.

Keterlibatan warga dan Babinsa menunjukkan kuatnya sinergi serta semangat gotong royong dalam mempercepat penyelesaian infrastruktur ini.

Sinergi antara TNI dan masyarakat ini juga mempererat hubungan dan kebersamaan agar nantinya fasilitas dapat dijaga bersama.

Dengan progres 94,5 persen, antusiasme warga semakin tinggi agar jembatan bisa segera dimanfaatkan untuk aktivitas sehari-hari.

Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukurnya karena pembangunan hampir rampung dan akan mempermudah pengangkutan hasil bumi.

Warga berharap pengeluaran untuk transportasi hasil panen lebih hemat dan anak-anak sekolah dapat melewati jalan yang lebih dekat.

Bagi masyarakat, Jembatan Gantung Perintis Garuda adalah akses baru untuk menekan biaya transportasi dan mendistribusikan hasil pertanian secara efisien.

Selain ekonomi, jembatan ini mempermudah akses pendidikan serta berbagai kegiatan sosial masyarakat secara lebih dekat.

Keberhasilan pembangunan ini membuktikan pentingnya partisipasi aktif dan sinergi antara warga dan aparat dalam menumbuhkan rasa memiliki.

Masyarakat menyambut proyek ini dengan optimisme tinggi demi mempererat hubungan antardesa dan meningkatkan kesejahteraan jangka panjang.

Pembangunan kini menyisakan sebagian kecil pekerjaan tahap akhir menjelang peresmian akses penghubung yang aman dan mudah.

Jembatan ini diharapkan menjadi penggerak perekonomian, pendidikan, dan sosial, serta membawa harapan baru bagi warga setempat.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait