Ribuan Milenial Padati PCC! Forum Dai Milenial kab. Pidie Gelar Sharing Time Bahas Kontribusi Pemuda untuk Umat

Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

Sigli  – Lebih dari 1.300 peserta memadati Pidie Convention Center (PCC) dalam kegiatan Sharing Time yang digelar oleh Forum Dai Milenial Kabupaten Pidie (FDM Pidie).

Kegiatan yang mengangkat tema “Dinamika & Kontribusi Milenial untuk Membangun Umat” ini menjadi ruang inspiratif bagi santri, mahasiswa, dan pemuda dalam merumuskan peran nyata di tengah dinamika sosial umat.

Bacaan Lainnya

Acara dibuka oleh Bapak Mauliza, S.HI., M.Si., Staf Ahli Bupati Pidie Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan, dan SDM, yang hadir mewakili Bupati. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam proses pembangunan masyarakat.

“Pemuda hari ini bukan hanya penonton, tapi aktor utama dalam membangun umat. Forum Dai Milenial Pidie adalah bukti semangat dakwah kreatif yang membumi dan merangkul semua kalangan,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan Tgk. Kadam Sidik sebagai pemateri utama. Ia dikenal sebagai dai muda nasional yang aktif berdakwah dengan gaya lugas dan dekat dengan dunia anak muda.

Lahir di Makkah pada 12 Agustus 2002, Kadam—nama asli Husain Basyaiban—adalah putra dari Kiai Sufyan Bangkalan.

Dalam materinya, Kadam memotivasi para peserta agar tidak hanya menjadi pengamat sosial, tetapi tampil sebagai agen perubahan.

“Jadilah penerang zaman, bukan hanya sibuk di dunia maya. Milenial harus cerdas, tanggap terhadap isu umat, dan berdakwah dengan cara yang menyentuh dan sesuai zaman,” pesannya disambut antusias peserta.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh dan institusi penting daerah, antara lain:
• Dr. Tgk. Amri Fatmi, Lc., MA dan Tgk. Akhyar M. Gade, MA (Dewan Penasehat FDM Pidie)
• Kepala Dinas Dayah Kabupaten Pidie
• Bapak Mahfuddin Ismail, S.Pd.I., M.A.P., Mantan Ketua DPRK Pidie 2019–2024
• Perwakilan Forkopimda, Kemenag Pidie, serta ormas kepemudaan seperti: pidieevent, kemenagpidie, IPNU, BEM STIKes Jabal Ghafur, dan Pidie Now
• Para ulama, pimpinan dayah, tokoh masyarakat, dan komunitas muda dari berbagai kecamatan

Ketua FDM Pidie, Tgk. Abdul Aziz, S.Ag, menyampaikan bahwa Sharing Time merupakan bagian dari dakwah kolaboratif yang telah menjadi ciri khas forum ini, bersama program lainnya seperti Dai Rihlah, Dai Keliling, dan Dai Online.

“Kami ingin dakwah terasa dekat, relevan, dan menyatu dengan kehidupan pemuda hari ini. Dari masjid ke media sosial, dari mimbar ke jalan, semua ruang adalah ladang dakwah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Tgk. Mufadhal Fuzzari, S.Sos, menyampaikan terima kasih atas antusiasme dan dukungan dari semua pihak.

“Acara ini adalah bentuk kolaborasi lintas generasi dan lembaga. InsyaAllah ini bukan yang terakhir, tetapi awal dari gerakan dakwah yang lebih luas,” tuturnya.

Kegiatan Sharing Time ini bukan hanya momentum silaturahmi, tapi juga menjadi titik temu gagasan dan aksi nyata pemuda dalam pembangunan keummatan.

Forum Dai Milenial Pidie membuktikan bahwa pemuda Aceh mampu menjadi pelopor dakwah yang adaptif, membumi, dan berkelanjutan.(**)

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait