Menanggapi insiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban. Bantuan diserahkan pada Minggu malam sekitar pukul 19.15 WIB di lokasi kejadian, oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Besar yang diwakili oleh Staf Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Sofiatuddin, SE.
Widget Artikel Samping
“Pemkab Aceh Besar turut berduka atas musibah yang dialami warga. Begitu menerima informasi, kami segera berkoordinasi dengan petugas TKSK dan tim Damkar BPBD Aceh Besar untuk memastikan keselamatan warga serta menyalurkan bantuan masa panik sebagai bentuk tanggap darurat,” ujar Sofiatuddin mewakili Kepala Dinas Sosial Aceh Besar.
Ruko tersebut diketahui milik Jailani (48), yang tinggal bersama istrinya Zaibab (44) dan seorang anak berusia 19 tahun. Selain itu, terdapat delapan orang anak kos yang menghuni lantai atas. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api yang tiba-tiba membesar di tengah malam.
“Alhamdulillah kami semua selamat. Saat kejadian, kami sedang tidur. Tiba-tiba terdengar suara dari bawah, dan ketika kami periksa, api sudah membesar. Kami langsung menyelamatkan diri dan membangunkan anak-anak kos,” ujar Jailani.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara total kerugian materiil tengah didata oleh pihak terkait.(*)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News