Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update
Baca Selengkapnya#Program BESTI Resmi Diluncurkan
TAKENGON, ACEH INDEPENDENT – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Tengah resmi meluncurkan program Bincang Esensi Syariat Tauhid dan Insan (BESTI). Menariknya, rangkaian program ini sasarannya adalah kafe atau tempat berkumpulnya anak muda maupun remaja.
Beberapa waktu lalu, Ketua Tanfidziyah PCNU Aceh Tengah Wahdi MS dalam sebuah kesempatan, memang pernah mengutarakan rencananya melakukan dakwah Islamiah dengan cara yang berbeda. Nah! Akhirnya ide tersebut terwujud dalam program dengan nama BESTI.
Launching BESTI berlangsung di SMEA Premium Takengon, Jumat (17 Juli 2026) sore. Acara pembukaan, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga turut hadir sebagai penanda program ini resmi dibuka.
Program pengkajian remaja dan pemuda Aceh Tengah bersama Nahdlatul Ulama ini, menyajikan pembahasan Islam yang dikemas secara santai, inspiratif dan mudah dipahami.
“Dakwah harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat. Kafe dapat menjadi ruang dialog yang positif untuk menjangkau generasi muda,” kata Ketua Tanfidziyah PCNU Aceh Tengah, Wahdi disela rangkaian BESTI.
Kegiatan tersebut mengusung semangat memperkuat pemahaman syariat, tauhid, dan pembinaan insan muda melalui ruang-ruang diskusi yang lebih dekat dengan masyarakat. Khususnya kalangan remaja.
“Ini adalah ruang belajar, berdiskusi dan bertumbuh bersama,” ujar Wahdi, yang juga Kepala Kemenag Aceh Tengah.
Bupati Haili Yoga yang membersamai launching program BESTI menyampaikan apresiasi. Menurutnya event tersebut adalah bagian dari syiar.
“Kita mulai gerakan ini hari ini. Memantik pelajar kita memahami dan mendalami agama,” kata Haili.
Haili menaruh harapan, melalui BESTI mampu membentuk karakter generasi muda religius, dengan menanamkan nilai islamiah dalam menjalani kehidupan.
“Kita harus memahami bahwa syariat Islam adalah milik kita bersama,” katanya.
Rangkaian peluncuran BESTI turut diwarnai dengan pertunjukan Hadrah dari Ponpes Ulumul Qur’an Takengon. Para remaja yang tergabung dalam grup ini membawakan tujuh shalawat. Di antaranya berjudul Ya Robbi Sholli Ala Muhammad, Assalamualaika, Ya Rasulullah Ya Ya Nabii, Ahmad Ya Habibi, Ya Sayyidi, Ya Rasulullah Salamun Alaik, dan Shollu Ala Nuril Ladzi.
Sementara, dalam sesi bincang, sebagai narasumber hadir Tengku H. Budi Darmawan, yang juga selaku pengurus NU. Dalam dialog juga diwarnai tanya jawab dari peserta.
Peluncuran BESTI dihadiri Gerakan Pemuda Ansor, Muslimat, Fatayat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Jam’iyatul Qurra’ wal Huffazh (JQH), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Hadir juga sejumlah pejabat Aceh Tengah dan pegawai Kemenag setempat.
Program BESTI akan rutin dilaksanakan pada Jumat kedua setiap bulan. Direncanakan juga akan hadir di kafe-kafe di Takengon yang menjadi tempat nongkrong anak muda. ()
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News






