Sastra Mahyadi Pimpin PPP Aceh Tengah 

Sastra Mahyadi, akrab disapa Badi. (Foto Istimewa For Aceh Independent)
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Piala Dunia ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

TAKENGON, ACEH INDEPENDENT – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Aceh Tengah, melahirkan pemimpin baru. Adalah Sastra Mahyadi; terpilih secara aklamasi.

Badi, sapaan akrab Sastra Mahyadi, resmi memimpin partai berlambang Ka’bah tersebut untuk periode 2026-2031. Muscab itu digelar di gedung pertemuan salah satu hotel berbintang Takengon, Senin (6/7/2026).

Bacaan Lainnya
Ads
Widget Artikel Samping

Selain sebagai politisi PPP, lelaki yang dikenal banyak kawan dan saudara itu juga adalah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Aceh Tengah.

Salah satu bukti, pascabencana yang melanda dataran tinggi Gayo, tempat tinggal Badi di kawasan Mendale; menjadi “posko rakyat” yang terbuka untuk siapapun. Khususnya, para korban bencana.

“Hal itu tersebut sudah menjadi tanggung jawab moral saya sebagai manusia. Bukan hanya sebagai wakil rakyat,” ungkap Badi.

Ditanya harapannya terpilih dan dipercaya memimpin PPP di kota berhawa sejuk Takengon, Badi menyampaikan siap berkolaborasi dengan seluruh mitra, baik eksekutif dan yudikatif maupun lembagai lain.

“Demi kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, kita siap berkolobarasi,” tegas  Badi.

Khusus untuk membesarkan PPP, Badi akan membangkitkan semangat dan menyatukan kekuatan partai dari semua lini. “Kita harus bekerja sama agar semakin kuat dan besar ke masa mendatang,” ungkap Badi.

Dari segi pengalaman, sosok Sastra Mahyadi tidak perlu diragukan lagi. Pasalnya, politisi ini sudah malang melintang di dunia politik.

“Terima kasih atas kepercayaan kawan-kawan di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memilih saya menjadi ketua. Kita memiliki cita-cita bersama, untuk kuat dan besar,” tukasnya.

Sastra Mahyadi, diabadikan bersama pengurus PPP, usai terpilih secara aklamasi, Senin (6/Juli/2026). (Foto Istimewa For Aceh Independent)

Ketua DPW PPP Aceh, H. Amiruddin Idris menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan di Aceh Tengah. Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir berbagai perubahan positif mulai terlihat, baik dari sisi pembangunan daerah maupun pertumbuhan usaha masyarakat.

Amiruddin menegaskan, PPP akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta menjaga komunikasi politik yang mengedepankan musyawarah dan mufakat.

Sementara, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga bersama Wakil Bupati Muchsin Hasan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab ke-X sebagai bentuk konsistensi PPP dalam menjaga demokrasi dan memperkuat organisasi politik di Aceh Tengah.

Hadir saat pembukaan Muscab DPC PPP Kabupaten Aceh Tengah, Haili Yoga berharap proses musyawarah berjalan dengan baik serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa PPP semakin maju.

Menurut Haili Yoga, siapa pun yang dipercaya memimpin DPC PPP Aceh Tengah harus mampu merangkul seluruh kader dan membangun organisasi dengan semangat kebersamaan.

“Bangun organisasi dengan kolaborasi dan kekompakan, saling melengkapi serta saling menutupi kelemahan demi kemajuan bersama,” pinta Haili Yoga.

Sastra Mahyadi menggantikan Fauzan yang telah dua periode menjabat. Saat ini “partai legendaris” di Indonesia tersebut memiliki dua kursi di DPRK Aceh Tengah. ()

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait