Aksi bersih-bersih ini turut melibatkan unsur aparatur gampong, warga setempat, para petani, serta sejumlah pihak terkait. Bersama-sama, mereka mengangkat tumpukan sampah, endapan lumpur, rumput liar, serta berbagai material yang selama ini menghambat kelancaran aliran air di saluran irigasi tersebut.
Widget Artikel Samping
Dalam keterangannya, Wakil Bupati Drs. Syukri A Jalil menegaskan bahwa kondisi saluran irigasi memegang peranan yang sangat vital dalam menopang produktivitas sektor pertanian. Terlebih lagi bagi sebagian besar masyarakat setempat yang menggantungkan sumber penghasilan utama mereka dari menggarap lahan pertanian.
Menurutnya, penelantaran atau kurangnya perawatan pada saluran irigasi dapat memicu hambatan aliran air. Hal ini tentu saja akan berujung pada kekurangan pasokan air yang sangat dibutuhkan oleh lahan-lahan pertanian warga.
“Pembersihan irigasi ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap kebutuhan petani. Saluran air harus dipastikan tetap bersih dan berfungsi dengan baik, sehingga distribusi air ke lahan pertanian dapat berjalan lancar,” ujar Syukri A Jalil, Jumat (7/8/2026).
Lebih lanjut, ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga Gampong Piyeung Mon Ara atas antusiasme dan partisipasi aktif mereka dalam kegiatan gotong royong ini. Semangat kebersamaan tersebut dinilai sebagai modal sosial yang sangat berharga dalam merawat fasilitas umum.
Ia berharap agar fasilitas irigasi yang kini sudah kembali bersih dapat menjamin ketersediaan pasokan air bagi para petani, terutama saat memasuki musim tanam. Dengan begitu, aktivitas pertanian di wilayah tersebut bisa berlangsung secara optimal demi mendongkrak produktivitas warga.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News