BANDA ACEH — Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Masjid Raya Baiturrahman saat seorang warga negara Brazil bernama Davi Souza Teixeira resmi memeluk agama Islam, Jumat (15/5/2026) siang.
Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat berlangsung usai pelaksanaan salat Jumat di hadapan ratusan jamaah yang memadati masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut. Momen sakral itu dipandu langsung oleh Prof. Dr. rer. nat. Ilham Maulana dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.
Dalam prosesi tersebut, Davi dengan lantang mengikuti lafaz syahadat yang dibimbing secara perlahan. Jamaah yang hadir tampak menyimak dengan penuh haru, bahkan beberapa di antaranya mengabadikan momen bersejarah tersebut. Setelah resmi menjadi seorang Muslim, Davi memilih nama baru, yakni Muhammad Dawud.
Prosesi syahadatain turut disaksikan oleh Wakil I Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Abi Ishak Lamkawe, Kepala UPTD Pengelola Masjid Raya Baiturrahman Aprilizar, serta sejumlah pengurus masjid lainnya.
Kehadiran jamaah yang menyaksikan langsung proses tersebut menambah suasana semakin hangat. Tak sedikit jamaah yang turut mendoakan agar Muhammad Dawud diberikan keteguhan iman dan kemudahan dalam menjalani kehidupan barunya sebagai seorang Muslim.
Masjid Raya Baiturrahman sendiri selama ini kerap menjadi tempat berbagai kegiatan keagamaan, termasuk prosesi syahadat warga negara asing maupun masyarakat dari berbagai daerah. Keindahan arsitektur, atmosfer religius, serta keramahan masyarakat Aceh sering kali meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung dari luar negeri.
Momen masuk Islamnya Muhammad Dawud juga menjadi perhatian masyarakat di media sosial. Banyak warganet menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik. Di tengah ramainya komentar, akun yang membagikan video prosesi tersebut turut mengucapkan terima kasih kepada warganet karena tetap menjaga etika dan tidak melontarkan komentar kasar maupun hujatan di kolom komentar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa Islam adalah agama yang membawa kedamaian dan diterima dengan hati yang lapang. Semangat persaudaraan yang diperlihatkan jamaah Masjid Raya Baiturrahman juga menunjukkan wajah Aceh yang ramah, religius, dan terbuka bagi siapa saja yang ingin mengenal Islam lebih dekat.(**)






