Waspada! Nomor WA Palsu Catut Nama Ketua DPRK Aceh Besar

Waspada! Nomor WA Palsu Catut Nama Ketua DPRK Aceh Besar
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT,  ACEHINDEPENDENT.COM, BANDA ACEH — Waspada! Nomor WA Palsu Catut Nama Ketua DPRK Aceh Besar, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Aceh Besar, Abdul Muhkti, S.I.Kom, mengklarifikasi beredarnya nomor WhatsApp palsu yang mengatasnamakan dirinya. Nomor tersebut digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menipu masyarakat.

Melalui status WhatsApp pribadinya, Abdul Muhkti menegaskan bahwa nomor +62 812-3369-1733 yang beredar bukan miliknya. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menanggapi pesan dari nomor tersebut dan segera melaporkannya jika menerima kontak serupa.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

“Ada yang mengatasnamakan saya dengan nomor ini. Dan ini bukan nomor saya. Diblokir saja atau laporkan ke pihak berwenang. Terima kasih atas perhatian sahabat dan rekan-rekan semua,” tulis Abdul Muhkti.

Ketua DPRK Aceh Besar itu menegaskan, segala urusan resmi yang menyangkut dirinya selalu dilakukan melalui jalur institusional atau nomor resmi yang telah diketahui publik.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan pejabat publik, terutama jika berujung pada permintaan uang atau bantuan tertentu.

“Jangan mudah percaya, karena modus seperti ini sering digunakan untuk menipu. Semua urusan resmi DPRK ada mekanismenya,” ujar Abdul Muhkti.

Dalam beberapa waktu terakhir, modus penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat publik kembali marak di Aceh. Para pelaku biasanya memakai nama dan foto profil asli pejabat agar korban yakin dan mengikuti instruksi mereka.

Abdul Muhkti menilai kasus seperti ini harus menjadi pelajaran bersama untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat literasi digital di masyarakat.

“Kita semua perlu hati-hati. Kalau ragu, pastikan dulu kebenaran informasi sebelum bertindak,” tambahnya.

Abdul Muhkti juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan akun, pesan, atau nomor mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat publik. Ia menegaskan bahwa langkah kecil dari masyarakat dapat membantu memutus rantai penipuan digital di Aceh.[]

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait