“(Berdasarkan informasi) anak ini masih ada di Banda Aceh dan saat zuhur di Masjid Raya, terus (saya) keliling, ketemu langsung sama dia,” kata Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Michael Octaviano, Jumat, 18 September 2026.
Widget Artikel Samping
Informasi tersebut dia dapatkan setelah berkomunikasi dengan beebrapa pihak yang menduga Nabila masih berada di Banda Aceh.
Michael menyebut, dari pengakuan Nabila, selama berada di Banda Aceh ia sempat berada di sejumlah kawasan, di antaranya Blang Padang, Kedah dan Masjid Raya Baiturrahman. Ia juga mengikuti anak-anak yang berjualan jambu dan timun.
Namun, Dinsos Aceh belum mengetahui secara pasti bagaimana Nabila bisa meninggalkan Medan hingga akhirnya berada di Banda Aceh.
“Kita tidak tahu kenapa dia bisa sampai di sini, yang ada, dia bilang kemarin dia sama tukang bubur dijumpain. Tapi dari pengakuannya, dia berada di seputaran Blang Padang, Kedah, kemudian di Masjid Raya,” ujarnya.
Michael mengatakan pihaknya juga tidak bertemu langsung dengan orangtua Nabila selama proses penanganan di Aceh. Setelah ditemukan, Nabila diserahkan kepada Dinas Sosial Sumatera Utara untuk proses pemulangan dan reunifikasi dengan keluarganya.
“Jadi kita istilahnya kegiatan kita adalah pemulangan dan reunifikasi, mempertemukan kembali dengan keluarga, dalam hal ini antar-Dinas Sosial Sumut,” katanya.
Dinsos Aceh kemudian mengantar langsung Nabila ke Dinas Sosial Sumatera Utara pada kamis lalu. Michael mengatakan, setelah diserahkan, proses pencarian dan pertemuan Nabila dengan orangtuanya, selanjutnya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Sumut.
“Dinas Sosial Sumut nanti akan memberikan dan mencari orangtuanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan Nabila merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan terhadap anak yang ditemukan dalam kondisi membutuhkan perlindungan, termasuk ketika berada di luar daerah asalnya.(**)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News