Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat menyikapi meluasnya genangan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Lhokseumawe sejak beberapa hari terakhir. Patroli diarahkan ke seluruh titik pengungsian yang telah disiapkan pemerintah gampong dan kecamatan untuk menampung warga yang terdampak.
Widget Artikel Samping
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.Km, M.S.M., M.H melalui Kapolsek Muara Dua Iptu Yudira Nugraha mengatakan, pengecekan ini bertujuan memastikan lokasi pengungsian benar-benar siap, aman, serta layak digunakan masyarakat. “Personel mendata situasi di lapangan, mulai dari jumlah warga yang mengungsi, ketersediaan fasilitas dasar, hingga memastikan area pengungsian dalam kondisi aman dan tertib,” ujarnya.
Adapun titik pengungsian yang dicek petugas di wilayah Kecamatan Muara Dua meliputi:
1. Meunasah Panggoi, Desa Panggoi
2. Kantor Geuchik Meunasah Mesjid, Desa Meunasah Mesjid
3. Halaman Meunasah Blang Crum, Desa Blang Crum
4. Halaman Meunasah Cot Mamplam, Desa Cot Mamplam
5. Terminal Bus Desa Meunasah Mee dan Kampus Bumi Persada, Desa Meunasah Mee
6. Terminal Bus Desa Meunasah Blang, Desa Meunasah Blang
7. Meunasah Desa Meunasah Manyang, Desa Meunasah Manyang
Kapolsek Muara Dua menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan berkala di semua titik rawan banjir dan lokasi pengungsian untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan maksimal. Ia juga mengimbau warga tetap waspada serta segera melapor apabila membutuhkan bantuan.
“Polsek Muara Dua siap memberikan pengamanan dan penanganan cepat. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegasnya.
Patroli dan pengecekan lokasi pengungsian ini akan terus dilanjutkan hingga kondisi banjir benar-benar surut dan situasi dinyatakan aman.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News