Bener Meriah – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah terus menunjukkan progres menggembirakan. Setelah melalui sejumlah tahapan konstruksi awal, proyek infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat ini kini memasuki fase krusial, yakni pengecoran lantai jembatan.
Tahap pengecoran yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) tersebut tidak hanya menjadi tonggak penting dalam proses pembangunan, tetapi juga mencerminkan kuatnya kolaborasi antara personel TNI dan masyarakat setempat. Dengan semangat gotong royong, keduanya bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi ini.
Pelaksana Tugas Sementara (Pgs) Danramil 04/Pintu Rime Gayo, Pelda Yulianto, menjelaskan bahwa pengecoran lantai merupakan bagian vital dalam konstruksi jembatan. Proses ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena akan sangat menentukan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang.
Menurutnya, seluruh tahapan harus mengikuti standar konstruksi yang ketat agar jembatan nantinya mampu menopang beban kendaraan serta aman digunakan oleh masyarakat. “Ketelitian dan perencanaan matang menjadi kunci utama dalam proses pengecoran ini,” ujarnya.
Sebelum memasuki tahap tersebut, berbagai pekerjaan pendukung telah diselesaikan secara optimal. Mulai dari pembangunan pondasi sebagai penopang utama, pemasangan rangka baja yang menjadi struktur inti, hingga pembuatan serta pemasangan bekisting sebagai cetakan lantai jembatan. Semua tahapan ini menjadi fondasi penting untuk memastikan kualitas hasil akhir.
Tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, keberhasilan pengerjaan proyek ini juga ditopang oleh sinergi antara aparat teritorial dan warga desa. Kehadiran masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menunjukkan tingginya rasa memiliki terhadap pembangunan jembatan tersebut.
Hingga saat ini, proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kondisi cuaca yang relatif bersahabat turut mendukung percepatan pengerjaan di lapangan, sehingga target penyelesaian dapat terus dikejar sesuai rencana.
Keberadaan Jembatan Aramco nantinya diharapkan membawa dampak besar bagi masyarakat Desa Uning Mas dan wilayah sekitarnya. Selain mempermudah akses transportasi antarwilayah, jembatan ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek ini juga menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan infrastruktur di daerah pedesaan.
Dengan dimulainya pengecoran lantai ini, harapan akan rampungnya Jembatan Aramco dalam waktu dekat semakin besar. Masyarakat pun menantikan kehadiran jembatan tersebut sebagai penghubung vital yang akan membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan.(**)






