Kegiatan peneriksaan kesehatan tersebut berlangsung di Klinik Bunda Thamrin, Batoh, Banda Aceh, yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan tahapan seleksi kesehatan bagi para peserta calon Bintara Polri.
Widget Artikel Samping
Dalam peninjauan tersebut Kapolda Aceh yang didampingi PJU selaku pengawas internal dan panitia Polda Aceh serta pengawas eksternal, memastikan seluruh proses pemeriksaan kesehatan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Pelaksanaan seleksi yang profesional, objektif, dan transparan guna menghasilkan calon anggota Polri yang memiliki kondisi fisik dan mental yang prima.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol.Joko Krisdiyanto, S. I. K, mengatakan bahwa kehadiran Kapolda Aceh merupakan bentuk pengawasan terhadap seluruh tahapan penerimaan anggota Polri.
“Kapolda Aceh meninjau langsung tes kesehatan calon Bintara Polri yang berlangsung di Klinik Bunda Thamrin untuk memastikan pelaksanaannya sesuai SOP kesehatan. Dengan demikian, diharapkan dapat menghasilkan Bintara Polri yang memiliki fisik dan mental yang prima dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Joko.
Menurutnya, pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri di Polda Aceh menggunakan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip tersebut menjadi landasan utama dalam setiap tahapan seleksi guna menjamin proses rekrutmen berjalan secara adil dan terbuka.
Melalui tinjauan langsung dari pimpinan, Polda Aceh berharap seluruh rangkaian seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun 2026 dapat berlangsung dengan lancar, objektif, serta mampu menjaring calon anggota Polri yang berkualitas, profesional, dan berintegritas tinggi, pungkas Joko.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News