Kapolda dan Wakapolda Aceh Terima Pin Emas Kapolri atas Pengamanan Aksi di Masjid Raya Baiturrahman

Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Wakapolda Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, serta personel Ditintelkam Kompol I Ketut Supriyatnha dianugerahi Pin Emas Kapolri sebagai wujud penghargaan atas peran dan kontribusinya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam pengamanan kegiatan zikir, doa tolak bala, serta aksi bela Nanggroe dan syariat di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, pada Agustus lalu. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Wakapolda Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, serta personel Ditintelkam Kompol I Ketut Supriyatnha dianugerahi Pin Emas Kapolri sebagai wujud penghargaan atas peran dan kontribusinya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam pengamanan kegiatan zikir, doa tolak bala, serta aksi bela Nanggroe dan syariat di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, pada Agustus lalu.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan bahwa penganugerahan Pin Emas Kapolri tersebut berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1240/VIII/2026 tanggal 20 Agustus 2026. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pelaksanaan tugas personel Polri dalam menghadapi situasi yang membutuhkan kesiapsiagaan, kemampuan komunikasi, serta pengendalian situasi di lapangan.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Menurutnya, pelaksanaan tugas pengamanan tidak hanya menuntut kesiapan personel, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat serta menjaga situasi agar tetap aman dan terkendali.

Joko mengatakan, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dinilai berperan penting dalam pengamanan kegiatan tersebut. Di antaranya, melakukan negosiasi secara langsung dengan masyarakat, mengerahkan personel untuk mengamankan proses penurunan bendera bulan bintang bersama personel TNI, serta turun langsung meredam situasi ketika aksi massa memanas.

Selain itu, Kapolda Aceh juga menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan melaksanakan patroli skala besar setelah kejadian sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

Peran serupa juga ditunjukkan Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo. Dalam pengamanan tersebut, ia melakukan negosiasi dengan masyarakat, mengimbau personel agar tidak terpancing provokasi, serta bersama pejabat utama Polda Aceh dan personel lainnya melaksanakan pembersihan lingkungan masjid pascakejadian.

Selain itu, Wakapolda Aceh juga turut melaksanakan patroli skala besar setelah kejadian guna mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah Banda Aceh.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian memiliki tantangan yang beragam, mulai dari mengelola dinamika massa, mencegah eskalasi situasi, hingga menghadapi risiko keselamatan saat bertugas di lapangan,” kata Joko seusai upacara penerimaan Pin Emas Kapolri di lobi utama Mapolda Aceh, Rabu, 14 Oktober 2026.

Sementara itu, Pin Emas Kapolri juga dianugerahkan kepada Kanit 1 Subdit 5 Ditintelkam Polda Aceh Kompol I Ketut Supriyatnha, yang mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu saat melaksanakan pengamanan kegiatan tersebut.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait