#Pondasi Jembatan Beton di Desa Lawe Sikap I, Aceh Tenggara
ACEH INDEPENDENT, Aceh Tenggara – Kodim 0108/Agara Bersama Warga Pasang Mal Cor, Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat melalui kegiatan gotong royong pembangunan infrastruktur desa yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 0108-04/Babussalam, Kodim 0108/Aceh Tenggara, bersama masyarakat Desa Lawe Sikap I, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan warga bahu-membahu melaksanakan pemasangan mal cor pondasi jembatan beton yang akan menjadi akses penghubung penting bagi masyarakat setempat, Jumat (19/06/2026).
Pembangunan jembatan beton tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana transportasi masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga. Tahapan pemasangan mal cor pondasi menjadi bagian penting dalam proses konstruksi karena berfungsi sebagai cetakan dasar yang akan menopang kekuatan struktur pondasi jembatan secara keseluruhan.
Sejak pagi hari, Babinsa bersama warga terlihat kompak melaksanakan pekerjaan dengan penuh semangat. Berbekal peralatan sederhana dan semangat gotong royong yang tinggi, mereka bekerja secara bersama-sama menyiapkan dan memasang mal cor pondasi agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga kekompakan dalam setiap kegiatan pembangunan desa. Semangat kebersamaan yang tercipta selama pelaksanaan pekerjaan menunjukkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung kemajuan wilayah.
Di sela-sela kegiatan, Babinsa Desa Lawe Sikap I, Koptu Suharto, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI melalui Babinsa dalam pembangunan fasilitas umum merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah binaan.
“Kehadiran kami sebagai Babinsa tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi kepentingan bersama. Pembangunan jembatan ini merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi warga, sehingga kami merasa terpanggil untuk turut berpartisipasi dalam proses pengerjaannya,” ujar Koptu Suharto.
Ia menjelaskan bahwa hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara Babinsa dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan berbagai program pembangunan di desa. Dengan adanya komunikasi yang baik dan kedekatan yang terjaga, masyarakat selalu menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam setiap kegiatan gotong royong.
Menurutnya, budaya gotong royong merupakan warisan luhur bangsa yang harus terus dipertahankan. Selain mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan, gotong royong juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat semaksimal mungkin. Melalui kebersamaan seperti ini, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan dan dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Kami berharap pembangunan jembatan beton ini segera rampung sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga,” tambahnya.
Koptu Suharto juga menuturkan bahwa pembangunan jembatan beton tersebut merupakan salah satu kebutuhan mendesak masyarakat. Selama ini akses yang digunakan warga masih kurang memadai, terutama ketika musim hujan tiba. Kondisi tersebut sering kali menghambat mobilitas masyarakat, termasuk dalam mengangkut hasil pertanian dan melakukan aktivitas sehari-hari.
Dengan dibangunnya jembatan beton yang lebih kokoh dan permanen, masyarakat diharapkan dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar. Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, keberadaan jembatan tersebut juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Sementara itu, warga Desa Lawe Sikap I menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan yang dilaksanakan di desa mereka. Menurut warga, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga membangkitkan semangat dan motivasi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong.
Masyarakat berharap pembangunan jembatan beton tersebut dapat segera selesai sehingga dapat digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas warga. Infrastruktur yang memadai diyakini akan mempermudah akses menuju lahan pertanian, pusat pelayanan masyarakat, fasilitas pendidikan, maupun fasilitas kesehatan yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga.
Melalui sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan jembatan beton di Desa Lawe Sikap I diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target. Kehadiran jembatan tersebut nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan hasil nyata dari semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga dengan baik dan terus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan yang kuat, pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya di Kecamatan Babussalam.







