Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

Pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, terus dipercepat. Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, Kutacane – Pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, terus dipercepat.

Dalam upaya mendukung kelancaran pembangunan tersebut, Babinsa bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong mengumpulkan dan mengangkut material batu sungai ke lokasi pembangunan, Jumat (4/9/2026).

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Sejak pagi, Babinsa bersama warga bahu-membahu mengumpulkan batu sungai yang selanjutnya dipindahkan ke lokasi pembangunan jembatan. Kegiatan dilakukan dengan penuh semangat dan kebersamaan meskipun membutuhkan tenaga yang cukup besar.

Gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya membantu mempercepat pembangunan kembali jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi warga Desa Lawe Ger Ger dan masyarakat di sekitarnya.

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan jembatan gantung tersebut merupakan akses vital yang sangat dibutuhkan masyarakat. Sebelumnya, akses jembatan sempat terputus akibat diterjang banjir, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas warga sehari-hari.

“Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Karena itu, kami bersama warga berupaya membantu proses pembangunannya agar dapat segera selesai dan kembali digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan kewilayahan sekaligus wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga diharapkan mampu memahami dan membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

“Kehadiran kami di sini merupakan wujud nyata TNI hadir di tengah kesulitan rakyat. Kami akan terus berupaya membantu dan bersinergi dengan masyarakat, khususnya dalam mempercepat pemulihan fasilitas yang sangat dibutuhkan warga,” katanya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam mempercepat pembangunan kembali infrastruktur yang terdampak bencana. Pekerjaan yang cukup berat akan terasa lebih ringan ketika dilakukan secara bersama-sama.

“Kami berharap dengan adanya kerja sama seperti ini, proses pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai harapan masyarakat,” tambahnya.

Bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger, keberadaan jembatan gantung tersebut memiliki arti yang sangat penting. Selain berfungsi sebagai akses penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga menjadi jalur yang digunakan warga untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil perkebunan serta membantu anak-anak menuju sekolah.

Salah seorang warga, Ahmadin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Babinsa serta jajaran TNI yang telah turut membantu dan memberikan motivasi kepada masyarakat dalam proses pembangunan kembali jembatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah ikut membantu dan memberikan semangat kepada masyarakat. Dengan dibangunnya kembali jembatan ini, nantinya kami akan lebih mudah membawa hasil kebun dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkap Ahmadin.

Ia berharap pembangunan jembatan dapat segera rampung sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas, terutama dalam mengangkut hasil perkebunan dan mendukung akses pendidikan bagi anak-anak.

“Kami berharap jembatan ini cepat selesai, sehingga anak-anak kami bisa lebih mudah pergi ke sekolah dan kami juga tidak kesulitan lagi membawa hasil kebun,” tambahnya.

Gotong royong Babinsa bersama masyarakat tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya sinergi dan kebersamaan antara TNI dan warga di wilayah binaan. Kepedulian serta partisipasi masyarakat diharapkan dapat terus terjaga sehingga pembangunan kembali jembatan dapat berjalan dengan lancar.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh pihak, jembatan gantung perintis di Desa Lawe Ger Ger diharapkan segera rampung dan kembali berfungsi sebagai akses penghubung yang aman serta mendukung mobilitas masyarakat, khususnya dalam menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial warga sehari-hari.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait