Kodim 0108/Agara dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Buah Pala, Aceh Tenggara

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan progres. Babinsa Posramil Lawe Sumur bersama masyarakat setempat bergotong royong mempercepat pengerjaan struktur pondasi jembatan, khususnya pemasangan rangka besi dasar pondasi, Jumat (25/9/2026). Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, KUTACANE – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan progres. Babinsa Posramil Lawe Sumur bersama masyarakat setempat bergotong royong mempercepat pengerjaan struktur pondasi jembatan, khususnya pemasangan rangka besi dasar pondasi, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah dan aman bagi warga, terutama mereka yang setiap hari menuju kawasan perkebunan dan lahan pertanian.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan Pinem, mengatakan keterlibatan Babinsa dalam proses pembangunan merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.

Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat. Kami bersama warga terus berupaya mendukung percepatan pengerjaan agar jembatan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, khususnya menuju perkebunan dan lahan pertanian, ujar Pelda Ahmad Saan Pinem.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan warga bekerja bersama mengerjakan sejumlah bagian struktur pondasi. Pekerjaan meliputi pemasangan rangka besi pondasi, penguatan konstruksi, serta pengecekan dan penyiapan material yang akan digunakan untuk tahapan pembangunan berikutnya.

Proses pengerjaan dilakukan dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia di lapangan. Kendati sebagian pekerjaan masih dilakukan secara manual, semangat gotong royong dan kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan.

Seluruh proses pembangunan juga dilakukan dengan memperhatikan kondisi medan serta aspek keselamatan kerja agar kegiatan dapat berlangsung secara aman dan tertib.

Mempermudah Akses Warga

Bagi masyarakat Desa Buah Pala dan sekitarnya, pembangunan Jembatan Gantung Perintis memiliki arti penting. Selama ini, akses menuju kawasan perkebunan dan lahan pertanian menjadi salah satu jalur yang rutin digunakan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan adanya jembatan yang lebih memadai, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah dan aman melakukan mobilitas, termasuk membawa hasil pertanian dan perkebunan dari lokasi produksi menuju permukiman.

Bagi warga yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian dan perkebunan, jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Akses yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas petani, memudahkan pengangkutan hasil kebun, serta mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan kawasan pertanian dan perkebunan.

Warga Sambut Positif

Pembangunan jembatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai keberadaan jembatan akan memberikan manfaat nyata, terutama dalam mempermudah perjalanan menuju perkebunan serta mengangkut hasil pertanian.

Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Kalau sudah selesai, tentu akan sangat membantu kami menuju kebun dan membawa hasil pertanian. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar sampai selesai, ungkap salah seorang warga.

Selain memberikan manfaat dalam hal aksesibilitas, kegiatan pembangunan juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Keterlibatan Babinsa bersama warga menunjukkan adanya sinergi dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Kebersamaan tersebut diharapkan dapat terus terjaga hingga seluruh tahapan pembangunan selesai. Partisipasi masyarakat dalam proses pengerjaan juga menjadi bagian penting untuk menciptakan rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya digunakan dan dirawat secara bersama-sama.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain memperlancar akses menuju kawasan perkebunan dan pertanian, jembatan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi, meningkatkan mobilitas warga, serta mempermudah hubungan antarkawasan.

Babinsa Posramil Lawe Sumur bersama masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung proses pembangunan sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan. Dengan semangat gotong royong dan kerja sama seluruh pihak, pembangunan diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut, masyarakat berharap tersedianya akses yang lebih baik dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai salah satu sumber penghidupan warga.

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan tidak hanya membutuhkan pengerjaan fisik, tetapi juga dukungan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian penting agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat secara berkelanjutan.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait