“Berdasarkan surat dari kementerian, kuota untuk Aceh pada 2022 ini sedikit naik dari tahun sebelumnya,” kata Kepala Dinas ESDM Aceh Mahdinur, di Banda Aceh, Rabu.
Widget Artikel Samping
Mahdinur menyebutkan, adapun kuota volume elpiji tiga kilogram subsidi untuk Aceh pada 2022 ini mencapai 104.671 metrik ton, jika dikalkulasikan lebih kurang mencapai 104.671.000 kilogram.
Kata Mahdinur, jumlah tersebut sedikit naik dari kuota 2021 yang hanya diberikan pemerintah pusat sebanyak 101.130 metrik ton atau sebesar 101.130.000 kilogram.
“Jika dijumlahkan, pada 2022 ini Aceh mendapatkan kuota elpiji tiga kilogram subsidi sebanyak 34,8 juta tabung lebih, dan 2021 hanya 33,7 juta tabung,” ujarnya.
Mahdinur menuturkan, pemerintah pusat juga sudah mengatur pembagian elpiji tiga kilogram subsidi tersebut untuk 23 kabupaten/kota di Aceh.
Tertinggi, lanjut Mahdinur, diperuntukkan untuk Aceh Utara yakni mencapai 12.230 metrik ton atau 12.230.000 kilogram (sekitar 4,1 juta tabung), hal itu karena jumlah penduduk di sana juga paling tinggi di Aceh.
Mahdinur menegaskan, untuk kuota elpiji tiga kilogram subsidi ini memang sudah ada ketentuan pemerintah pusat untuk setiap provinsi di Indonesia, sehingga tidak menentu kadang bisa naik dan turun.
“Kuotanya sudah diatur, setiap provinsi ada kuotanya, bisa naik dan turun tergantung dari situasi, semua itu sudah diatur,” demikian Mahdinur.
Sumber:Antara Aceh
Tags : #subsidi #Kuota #aceh