Pak Bhen yang juga politisi Partai Gerindra Aceh Besar sekaligus mantan anggota DPRK Aceh Besar itu hadir bersama sejumlah tokoh penting. Kafe ini dimiliki oleh Muklis Basyah atau Adun Muklis, mantan Bupati Aceh Besar.
Widget Artikel Samping
Acara pembukaan turut dihadiri Kapolres Aceh Besar, anggota DPR Aceh, anggota DPRK Aceh Besar, unsur Forkopimda, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat.
Dalam keterangannya, Pak Bhen mengapresiasi langkah Adun Muklis yang mengembangkan usaha berbasis kopi. Menurutnya, Mon 7 Coffee bukan hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi banyak pihak.
“Usaha ini menghadirkan ruang yang nyaman sekaligus menjadi pintu rezeki bagi petani kopi Aceh Besar. Para penikmat kopi pun bisa menikmati cita rasa asli yang diolah dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, geliat usaha kopi di Aceh Besar harus terus mendapat dukungan karena berdampak langsung pada perekonomian daerah. “Tani Merdeka siap bersinergi, mulai dari penyediaan biji kopi berkualitas hingga pendampingan petani agar hasilnya optimal,” tambahnya.
Adun Muklis menjelaskan, Mon 7 Coffee mengusung konsep modern dengan sentuhan budaya lokal. “Kami ingin menjadikannya sebagai pusat pertemuan, diskusi, dan promosi kopi lokal. Sebagian besar biji kopi kami peroleh langsung dari petani Aceh Besar,” katanya.
Dengan hadirnya Mon 7 Coffee, Samahani diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi pecinta kopi di Aceh, sekaligus contoh pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News