Pakar gizi: Cegah stunting dengan asupan nutrisi yang baik

Ilustrasi anak minum susu. (Pexels.)

BANDA ACEH – Salah satu kunci mencegah terjadinya stunting adalah memberi anak asupan nutrisi yang baik, tepat dan sehat, kata Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur.

“Dengan asupan nutrisi yang baik, tumbuh kembang anak akan terjaga, sekaligus mencegah berbagai macam penyakit, dan memperkuat sistem imun anak,” kata dia dalam keterangannya pada Kamis.

Bacaan Lainnya

Asupan nutrisi yang baik bisa dimulai dari pemberian ASI eksklusif sejak kelahiran hingga anak berusia enam bulan, lalu dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) berbasis protein hewani seperti telur, ikan dan susu yang kaya akan protein.

“Kita juga harus mendukung dan mengedukasi orang tua agar selalu mendapatkan informasi akurat mengenai asupan nutrisi yang tepat untuk anak, termasuk dalam mencegah stunting,” kata Muliaman.

Dikutip dari siaran pers Kalbe Nutritionals, penelitian membuktikan bahwa konsumsi asam amino esensial yang bersumber dari protein hewani menjadi salah satu langkah utama dalam mencegah anak terkena stunting.Hal ini disebabkan kelengkapan dan kecukupan asam amino esensial pada protein hewani lebih tinggi dibanding protein nabati. Konsumsi asam amino esensial akan mempengaruhi pembentukan protein dan lemak dalam tubuh, termasuk hormon pertumbuhan.

“Penelitian menunjukkan di antara sumber protein hewani, susu dan telur terbukti memiliki nilai DIAAS (digestible indispensable amino acid score) tertinggi dan memiliki peran paling penting dalam pencegahan stunting, baru kemudian diikuti ikan, ayam dan daging,” kata Muliaman.

Orang tua juga dapat memberikan makan tiga kali sehari dan dilengkapi dengan nutrisi seimbang dengan pemberian susu 1-2 gelas setiap harinya, dan tentunya harus diiringi dengan stimulasi bermain dan tidur yang cukup. Kedua hal itu dilakukan untuk mempertahankan kecerdasan anak melalui pemenuhan nutrisi pada gizi anak.

Muliaman menambahkan langkah perbaikan dari segi nutrisi bisa diberikan hingga anak mencapai usia pertumbuhan optimal. Asupan asam amino esensial yang tidak memadai bisa mempengaruhi pertumbuhan anak, karena asam amino diperlukan untuk sintesis protein.

Di samping itu, ketersediaan asam amino dari protein ini juga akan mempengaruhi faktor pertumbuhan tinggi badan anak, sistem hematopoetik (darah), ketersediaan oksigen, pertumbuhan tulang, otot rangka, sistem saraf, saluran pencernaan, kecerdasan, imunitas dan juga keseimbangan energi dalam tubuh.

Asam Amino Esensial untuk mendukung mencegah stunting, diperkaya kombinasi nutrisi makro, serat pangan inulin, tinggi Vitamin A, C, E, Zinc untuk mendukung daya tahan tubuh, serta dilengkapi juga dengan minyak ikan, Omega 3 & 6, Kalsium, serta 14 Vitamin dan 7 Mineral.

Seluruh perpaduan nutrisi ini untuk mendukung tumbuh kembang anak sesuai tahapan usianya serta tercukupinya nutrisi anak.Orang tua, lanjut dia, memang dituntut lebih bijak memilih dan melengkapi asupan nutrisi untuk anaknya. (adv)

Pos terkait