Aceh Barat Daya – Pemerintah Kota Sabang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan teknologi tepat guna serta penguatan sektor ekonomi kreatif dengan berpartisipasi aktif dalam Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XXVI. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dari 28 hingga 31 Mei 2025, dan dipusatkan di Lapangan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya.
Partisipasi Kota Sabang dalam ajang bergengsi ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi lokal, khususnya di bidang kerajinan tangan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Pada pembukaan acara, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Sabang, Irfani, hadir langsung dan meresmikan stan pameran Kota Sabang yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah.
> “Kehadiran kita di ajang TTG ini bukan sekadar untuk meramaikan, tetapi sebagai wujud nyata komitmen kita dalam membangun jejaring antar daerah serta mempromosikan inovasi dan kreativitas lokal. Sabang memiliki potensi besar yang layak dikenal luas, terutama dalam hal kerajinan dan UMKM,” ujar Irfani dalam sambutannya.
Produk Unggulan Sabang Jadi Daya Tarik
Stan pameran Kota Sabang menyuguhkan beragam produk kerajinan khas, seperti anyaman pandan, kerajinan batok kelapa, tas ramah lingkungan, serta olahan kuliner berbasis hasil laut dan tanaman lokal, termasuk keripik rumput laut, sambal khas Sabang, dan minuman herbal alami. Seluruh produk tersebut merupakan karya para pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Sabang.
Pameran ini menjadi sarana strategis untuk memperluas pasar produk lokal, mempertemukan pelaku UMKM dengan calon investor, serta mendorong semangat inovasi di tengah masyarakat.
Ajang TTG: Kolaborasi Teknologi dan Inovasi Lokal
TTG Nasional XXVI menjadi momentum penting bagi kabupaten/kota di Aceh dan luar provinsi untuk menampilkan inovasi teknologi tepat guna yang aplikatif dan berdampak langsung pada masyarakat. Fokus inovasi meliputi sektor pertanian, perikanan, pengolahan limbah, energi alternatif, hingga kebutuhan rumah tangga. Kegiatan ini juga diramaikan dengan lomba TTG, seminar nasional, workshop, dan forum bisnis UMKM.
Kota Sabang, melalui tim teknisnya, turut ambil bagian dalam forum diskusi dan presentasi teknologi lokal. Dalam kesempatan tersebut, Sabang berbagi pengalaman tentang penerapan teknologi tepat guna dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat pesisir dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Komitmen Sabang Terhadap UMKM dan Teknologi Inovatif
Keikutsertaan Kota Sabang dalam TTG XXVI merupakan bagian dari strategi pembangunan daerah yang menempatkan UMKM sebagai pilar utama peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemko Sabang terus mendorong program pelatihan, pembinaan, serta promosi agar produk lokal mampu bersaing di tingkat regional dan nasional.
> “Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun Sabang adalah kota kecil di ujung barat Indonesia, potensi dan inovasi yang kami miliki tidak kalah dengan daerah lain. Melalui forum seperti TTG ini, kami bisa berbagi dan belajar bersama demi kemajuan daerah masing-masing,” tambah Irfani.
Menuju Sabang yang Kreatif dan Inovatif
Melalui ajang ini, diharapkan Kota Sabang semakin dikenal sebagai daerah yang kaya akan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan. Pemko Sabang bersama masyarakatnya berkomitmen menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.(**)







