ACEH INDEPENDET – Ingin membakar semangat para pendukungnya di kandang sendiri menjelang Piala Dunia 2026, Brasil akan menjamu Panama dalam laga persahabatan internasional pada Minggu malam (Senin pagi WIB) di Stadion Maracana yang ikonis, Rio de Janeiro. Namun, Selecao dipastikan tampil tanpa beberapa bek andalan mereka.
Pratinjau Pertandingan
Belum genap setahun melatih Brasil, Carlo Ancelotti mencatatkan rekor yang kurang mengesankan: 5 kali menang, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah di seluruh laga Kualifikasi Piala Dunia dan persahabatan.
Akibatnya, antusiasme publik terhadap Selecao bisa dibilang berada di titik terendah menjelang turnamen ter akbar di AS, Kanada, dan Meksiko ini. Apalagi jika melihat performa buruk mereka belakangan ini di Amerika Selatan.
Brasil menyudahi kualifikasi dengan kekalahan memalukan 1-0 dari tim lemah Bolivia. Raksasa Amerika Selatan ini harus puas finis di peringkat kelima klasemen CONMEBOL—terpaut 10 poin dari Argentina di posisi puncak. Beruntung, adanya format baru 48 tim membuat posisi enam besar otomatis lolos. Jika aturan lama (32 tim) masih berlaku, Brasil harus berjuang lewat babak play-off antarbenua.
Performa mereka di laga uji coba sejak Oktober hingga Maret lalu juga loyo. Kekalahan 2-1 dari Prancis baru-baru ini memperlihatkan banyaknya lubang di skuad juara dunia lima kali ini yang harus segera dibenahi Ancelotti.
Di sisi lain, Panama datang ke Maracana dengan kepercayaan diri tinggi. Negara CONCACAF ini tengah bersiap melakoni penampilan kedua mereka di putaran final Piala Dunia setelah debut yang kurang beruntung di Rusia 2018 (gagal meraih poin di grup berat bersama Inggris, Belgia, dan Tunisia).
Meski tidak bisa dibilang berubah total, anak asuh Thomas Christiansen menunjukkan progres besar dibanding generasi sebelumnya. Mereka sukses menembus final Gold Cup 2023 dan Nations League 2025.
Pada putaran ketiga kualifikasi zona CONCACAF, Panama tampil tak terkalahkan dalam 6 laga (3 menang, 3 imbang) dan finis unggul 3 poin dari Suriname.
Sepanjang sejarah, kedua tim baru sekali bertemu di laga kompetitif, yaitu pada Kejuaraan Panamerican 1952. Dari total 5 pertemuan (termasuk uji coba), Brasil belum pernah kalah dari Panama.
Tren Performa Laga Persahabatan Brasil: M – K – M – S – K – M
Tren Performa Laga Persahabatan Panama: K – K – S – K – S – M
Tren Performa Panama (Semua Kompetisi): M – M – S – K – S – M
Kabar Tim
Kabar kurang sedap datang dari Neymar. Bintang Santos ini divonis absen hingga tiga minggu akibat cedera betis. Dampaknya, sang top skor sepanjang masa Brasil ini terancam melewatkan laga pembuka mereka di Piala Dunia.
Beban lini depan kini beralih ke pundak Vinicius Jr, yang diharapkan bisa memikat hati publik Brasil musim panas ini. Ia siap turun sejak menit awal bersama Matheus Cunha dan Raphinha.
Ancelotti juga memanggil duo Premier League, Rayan (Bournemouth) dan Igor Thiago (Brentford), setelah performa apik mereka di klub masing-masing. Namun, Brasil belum bisa diperkuat Gabriel Magalhaes, Gabriel Martinelli, dan Marquinhos yang masih absen karena baru saja terlibat di final Liga Champions.
Dari kubu Panama, mereka cemas menunggu kondisi kapten Anibal Godoy (San Diego FC) yang mengalami cedera ringan awal bulan ini. Kiper utama mereka, Luis Mejia (Nacional), juga tengah berjuang pulih dari masalah otot.
Prakiraan Susunan Pemain
Brasil: Alisson; Danilo, Bremer, Pereira, Sandro; Casemiro, Bruno Guimaraes, Danilo; Vinicius Jr, Cunha, Raphinha
Panama: Mosquera; Blackman, Miller, Escobar, Cordoba; Murillo, Harvey, Barcenas; Fajardo, Diaz, Quintero
Prediksi Skor: Brasil 2-0 Panama
Bermain di Maracana yang merupakan “spiritual” sepak bola, Brasil tentu mengincar kemenangan meyakinkan untuk memulihkan mental dan kepercayaan diri mereka. Walau kehilangan duet bek tengah utama, Selecao di atas kertas masih terlalu tangguh bagi skuad Panama.






