ACEH INDEPENDENT, Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, Hendry Ch Bangun, resmi melantik Hendro Saky sebagai Ketua JMSI Aceh periode 2025-2030 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Banda Aceh, Jumat (13/6/2026) malam.
Usai dilantik, Hendro Saky menegaskan komitmen JMSI Aceh untuk memperkuat tata kelola perusahaan pers serta mendorong seluruh media siber anggotanya memenuhi standar yang ditetapkan Dewan Pers.
“JMSI merupakan wadah berhimpunnya para pemilik perusahaan pers. Salah satu mandat yang kami emban adalah memastikan perusahaan pers di Aceh, khususnya yang tergabung dalam JMSI, telah terverifikasi Dewan Pers,” kata Hendro Saky.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Kerja Sama, Dr Husnan, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Pemulihan Rekonstruksi Regional (PRR) Edy Suharmanto, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Bendahara Umum JMSI Pusat Akhiruddin Mahyuddin, serta Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Nasri Djalal.
Hendro menjelaskan, JMSI Aceh bertekad melahirkan produk jurnalistik yang berkualitas, berimbang, dan sesuai dengan kode etik jurnalistik serta prinsip-prinsip pers yang profesional.
“Seluruh pemberitaan yang dipublikasikan oleh perusahaan pers yang tergabung dalam JMSI Aceh harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujarnya.
Selain meningkatkan kualitas produk jurnalistik, JMSI Aceh juga berkomitmen membangun perusahaan pers yang sehat dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam pelantikan tersebut, turut dikukuhkan Azhari sebagai Dewan Pembina dan Zulfadhli sebagai Dewan Pakar JMSI Aceh.
Sementara susunan pengurus harian JMSI Aceh periode 2025-2030 terdiri atas Hendro Saky sebagai Ketua, Ihsan Yunadi sebagai Wakil Ketua, Gito Rolis sebagai Sekretaris, Junaidi sebagai Bendahara, serta Hendra Saputra sebagai Wakil Bendahara.
Untuk bidang organisasi, Muhammad Irfan dipercaya sebagai Ketua Bidang Organisasi dengan didampingi Fery Saputra sebagai sekretaris. Bidang Jurnalisme Berkualitas dipimpin Iranda Novandi dengan Ranti sebagai sekretaris.
Selanjutnya, Masrizal menjabat Ketua Bidang Platform Digital didampingi Iskandar sebagai sekretaris. Bidang Potensi Daerah dipimpin Fachrul Razi dengan Ichdar Ifan sebagai sekretaris.
Pada Bidang Usaha dan Pendanaan, Ismail dipercaya sebagai ketua dan Dedi sebagai sekretaris. Sementara Muhammad Balia menjabat Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dengan Husni sebagai sekretaris.
Adapun Bidang Hukum dan Advokasi dipimpin Imran Joni dengan Fauzi Yudha sebagai sekretaris. Sedangkan posisi Kepala Sekretariat dipercayakan kepada Dedi Irawan.
Melalui kepengurusan baru tersebut, JMSI Aceh diharapkan mampu memperkuat ekosistem media siber yang profesional, kredibel, dan berdaya saing di tengah perkembangan industri pers digital yang semakin dinamis.







