Suami Diduga Bacok Istri di Aceh Singkil, Polisi Lakukan Perburuan Pelaku

Suami Diduga Bacok Istri di Aceh Singkil
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, ACEH SINGKIL – Suami Diduga Bacok Istri di Aceh Singkil, Warga Kabupaten Aceh Singkil digemparkan oleh dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung pembacokan terhadap seorang perempuan. Peristiwa yang diduga dilakukan oleh suami korban sendiri itu terjadi di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, dan kini tengah menjadi perhatian masyarakat.

Korban yang diketahui bernama Yuliana, warga Desa Ladang Bisik, Kecamatan Kuta Baharu, mengalami sejumlah luka akibat dugaan pembacokan tersebut. Usai kejadian, korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Sementara itu, pria yang diduga sebagai pelaku disebut langsung meninggalkan lokasi setelah insiden terjadi. Hingga kini, keberadaannya masih belum diketahui dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali ramai beredar di media sosial pada Minggu (28/6/2026). Salah satunya melalui unggahan akun Facebook bernama Mansur Din yang menyampaikan kabar mengenai dugaan pembacokan tersebut. Unggahan itu pun dengan cepat menyebar dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat yang berharap pelaku segera ditangkap serta korban segera pulih.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Singkil bersama personel Polsek Gunung Meriah telah diterjunkan untuk memburu terduga pelaku.

“Tim gabungan Satreskrim Polres Aceh Singkil dan Polsek Gunung Meriah sudah turun ke lapangan mencari pelaku. Semoga cepat terungkap,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi.

Meski membenarkan adanya kejadian tersebut, Kapolres belum bersedia membeberkan secara rinci kronologi maupun motif yang melatarbelakangi dugaan pembacokan itu. Menurutnya, penyidik masih bekerja mengumpulkan alat bukti, meminta keterangan para saksi, serta mendalami seluruh fakta di lapangan agar proses hukum berjalan secara objektif.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun menyebarkan spekulasi di media sosial. Aparat meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada penyidik untuk menuntaskan proses penyelidikan sehingga fakta-fakta yang sebenarnya dapat terungkap.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. Masyarakat diharapkan segera melapor kepada aparat atau pihak berwenang apabila mengetahui atau menyaksikan adanya tindakan kekerasan, sehingga korban dapat memperoleh perlindungan dan penanganan sedini mungkin.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi terbaru korban masih dalam penanganan tim medis di RSUD Aceh Singkil. Sementara itu, proses pengejaran terhadap terduga pelaku terus dilakukan oleh kepolisian.

PENAACEH masih menunggu keterangan resmi lanjutan dari Polres Aceh Singkil terkait perkembangan kondisi korban, hasil penyelidikan, kronologi lengkap kejadian, serta upaya penangkapan terhadap terduga pelaku. Berita ini akan diperbarui seiring adanya informasi resmi dari pihak kepolisian.(**)

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait