“Sudah sepatutnya kita mengapresiasi respons cepat Polresta Banda Aceh atas keberhasilan menangani dan pengungkapan kasus kekerasan dan pelecahan seksual pada anak,” kata Musriadi, Sabtu (11/01/2025).
Widget Artikel Samping
Musriadi menyampaikan Kasus pelaku pelecehan seksual dan pemerkosaan ini rata-rata adalah orang dekat korban. Ia berharap kepada orang tua yang memiliki anak di bawah umur khususnya perempuan agar benar-benar dapat menjaga dan mengawasi mereka secara baik.
“Kami berharap sinergisitas pemerintah harus bersinergis dengan kepolisian dan seluruh stakeholder lainnya khususnya kepada UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam penurunan kasus angka kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam memberikan sosialisasi, layanan aduan, pendampingan hukum dan psikologis,” ucap Musriadi.
Dalam hal ini tambahnya Perlu perluasan akses layanan pengaduan dan sosialisasi agar masyarakat dapat lebih mudah melaporkan kasus pelecehan seksual kepada anak
Politisi Partai Amanat Nasional ini mendorong UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana gencar mengedukasi pencegahan kekerasan di keluarga, sekolah, dan juga komunitas.
Menirunya upaya preventif itu perlu dikenalkan untuk mengurangi risiko tindak kekerasan terhadap anak. Pendampingan yang diberikan kepada korban lebih komprehensif.
“Untuk mencapai hal itu juga diperlukan kolaborasi lintas sektor dengan aparat penegak hukum agar penanganan kasus tersebut efektif dan cepat tanggap,” tutupnya.[*]
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News