Widget Artikel Samping
Keterangan dihimpun di lokasi kejadian, ketujuh kios tersebut milik Khairizal (40), Nurhayati (60), Bili (45), Rismawati (53), Syarial (48), Hari Novina (37) dan Heri Kiswanto (41).
Kepala Lingkungan VII, Salman mengatakan, api pertama kali terlihat dari kios ayam geprek milik Nurhayati dan langsung membesar. “Tadi kata warga api berasal dari kios ayam geprek, warga sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya namun api semakin membesar,” ucapnya.
Melihat api semakin membesar, dirinya langsung menghubungi dinas kebakaran. “Saya langsung menghubungi dinas kebakaran Bang, sementara warga masih berusaha memadamkan api. Tapi lantaran rumah dan kios ini terbuat dari papan membuat api semakin besar dan merambat ke rumah lainnya,” sebut Salman.
Sementara itu, api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian setelah delapan unit mobil Dinas Kebakaran Kota Medan turun ke lokasi. Terlihat juga petugas dari Polsek Medan Labuhan melakukan olah TKP dan memasang garis polisi.
“Saat ini kita masih lakukan penyelidikan,” kata Kanitreskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Marlon Hutapea SH MH. (*)
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News