Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update
Baca SelengkapnyaACEH INDEPENDENT, Kutacane – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam proses penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kumbang Jaya, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (25/8/2026).
Anggota Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Agara bersama tim las dan masyarakat bahu-membahu melaksanakan pengecatan pada sejumlah bagian jembatan. Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan akhir dalam penyelesaian pembangunan sebelum jembatan nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setelah dinyatakan layak digunakan.
Pengecatan tidak hanya menjadi bagian dari penyempurnaan pekerjaan fisik, tetapi juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sejak pembangunan dimulai, personel Satgas bersama masyarakat secara konsisten terlibat dalam berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pengerjaan pondasi, pemasangan rangka, tali sling, lantai jembatan hingga pekerjaan penyempurnaan lainnya.
Serma Karmadi mengatakan, pengecatan dilakukan untuk menyempurnakan tampilan jembatan sekaligus menjaga bagian-bagian konstruksi agar terlihat lebih rapi, bersih dan representatif.
“Pengecatan ini merupakan salah satu tahapan penyelesaian pembangunan. Kami bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan setiap pekerjaan dengan sebaik mungkin sehingga jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi warga,” ujar Serma Karmadi.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penyelesaian jembatan. Selain membantu pekerjaan di lapangan, kehadiran warga juga menunjukkan adanya kepedulian dan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang nantinya akan digunakan secara bersama-sama.
Jembatan Gantung Perintis Garuda memiliki panjang bentangan sekitar 256 meter dengan lebar 1,2 meter. Jarak antarpylon mencapai sekitar 225 meter, sedangkan jarak dari pylon menuju bandul sekitar 16 meter. Hingga pelaksanaan pengecatan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 97 persen.
Dengan capaian tersebut, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda kini memasuki tahap akhir. Sejumlah pekerjaan penyempurnaan terus dilakukan untuk memastikan setiap bagian jembatan dapat diselesaikan dengan baik sesuai kebutuhan di lapangan.
Pengecatan dengan warna merah putih turut memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap tampilan jembatan. Selain membuat jembatan terlihat lebih menarik dan rapi, penggunaan warna merah putih juga memiliki makna simbolis sebagai wujud semangat kebangsaan, persatuan dan kebersamaan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh keakraban terlihat antara personel Satgas, tim las dan masyarakat. Mereka bekerja sesuai tugas masing-masing, saling membantu serta berkoordinasi agar proses pengecatan berjalan lancar dan hasilnya maksimal.
Bagi masyarakat Desa Kumbang Jaya dan wilayah sekitarnya, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi harapan baru untuk memperoleh akses yang lebih mudah dan aman. Jembatan tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk menuju tempat bekerja, mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, serta menunjang kegiatan sosial dan perekonomian antarwilayah.
Salah seorang warga yang turut bergotong royong mengungkapkan rasa syukurnya karena pembangunan jembatan kini telah mendekati tahap akhir.
“Kami sangat bersyukur melihat pembangunan jembatan ini sudah hampir selesai. Dari awal sampai sekarang masyarakat ikut melihat dan membantu proses pembangunannya. Kami berharap setelah selesai nanti jembatan ini benar-benar dapat memberikan manfaat besar bagi warga,” ungkapnya.
Masyarakat berharap keberadaan jembatan tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga mampu membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan. Dengan akses yang lebih mudah, distribusi hasil pertanian dan perkebunan diharapkan semakin lancar, aktivitas masyarakat menjadi lebih efisien serta hubungan sosial dan ekonomi antarwilayah semakin erat.
Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan infrastruktur akan semakin kuat apabila didukung semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat. Kehadiran TNI dalam pembangunan bukan hanya diwujudkan melalui pekerjaan fisik, tetapi juga dengan mendorong keterlibatan masyarakat agar hasil pembangunan menjadi bagian dari kepentingan dan tanggung jawab bersama.
Dengan progres yang telah mencapai 97 persen, personel Satgas bersama masyarakat akan terus melaksanakan berbagai pekerjaan penyempurnaan yang masih diperlukan. Diharapkan Jembatan Gantung Perintis Garuda dapat segera rampung dan setelah melalui proses pemeriksaan serta dinyatakan layak digunakan, mampu memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat Desa Kumbang Jaya dan wilayah sekitarnya.
Bagi masyarakat, jembatan tersebut bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Lebih dari itu, Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi simbol harapan, kemudahan akses serta wujud nyata kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat.
Semangat kebersamaan yang telah terbangun selama proses pembangunan diharapkan terus dipelihara, termasuk dengan menjaga dan merawat jembatan setelah nantinya digunakan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh masyarakat.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News





