ACEHINDEPENDENT, SABANG – Babinsa 02 Gampong Kuta Ateuh, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Serma Syafrial mendampingi Tim Enumerator (petugas penimbangan) dalam kegiatan untuk pengambilan data (Survei Status Gizi Indonesia )2024,dari Kementrian Kesehatan ,serta untuk mensurvei data status gizi anak balita berupa penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita di rumah sampel Rumah Tangga terpilih di Wilayah kuta ateuh, yang bertempat di jurong M Thaib Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.
Serma Syafrial selaku Babinsa turut serta dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung program kesehatan nasional.
Rangkaian kegiatan survei dimulai dengan pengukuran berat dan tinggi badan anak-anak, yang bertujuan untuk memantau pertumbuhan fisik mereka secara berkala.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena kesehatan anak-anak adalah masa depan kita. Harapannya, melalui survei ini kita bisa mendapatkan data yang akurat tentang status gizi anak-anak di Desa Lajuk dan memberikan intervensi yang tepat agar mereka bisa tumbuh sehat,” ujar Serma Syafrial.
Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa Serma Syafrial ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara TNI dan instansi kesehatan, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas. Program SSGI 2024 ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi gizi masyarakat, yang nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan kebijakan kesehatan ke depan.
Kegiatan survei yang berlangsung sejak pagi hingga siang ini berjalan tertib dan lancar dengan antusiasme warga yang tinggi. Warga sangat berterima kasih atas perhatian dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan serta pendampingan yang diberikan oleh Babinsa dan tim Puskesmas. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan gizi semakin meningkat.
Dengan adanya program SSGI, masyarakat Desa Lajuk diharapkan semakin teredukasi dalam menjaga kesehatan keluarga. Babinsa bersama pihak terkait siap terus mendampingi masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari masalah gizi.(*)






