Gotong Royong Kodim 0108/Agara dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga masyarakat kembali bahu-membahu membantu proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang berada di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (9/8/2026). Foto/Istimewa
Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

ACEH INDEPENDENT, Aceh Tenggara – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga masyarakat kembali bahu-membahu membantu proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang berada di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (9/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan warga bekerja sama mengangkut material bangunan seperti besi dan adukan semen menuju lokasi pengecoran tiang pylon. Meskipun dihadapkan pada medan yang cukup menantang dan jarak yang jauh dari akses utama, mereka tetap bersemangat memindahkan material secara bertahap agar pekerjaan terus berjalan.

Bacaan Lainnya
Widget Artikel Samping

Pelda Soldier menjelaskan bahwa keterlibatan Babinsa ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan mobilitas. Dengan metode gotong royong, pekerjaan berat menjadi lebih ringan dan diharapkan dapat diselesaikan sesuai dengan rencana.

Pembangunan jembatan ini memiliki arti penting bagi warga Desa Lawe Ger Ger, khususnya para petani. Kehadiran jembatan diproyeksikan menjadi sarana penghubung yang aman dan efisien untuk mempermudah akses ke kawasan pertanian dan perkebunan.

Selain mempermudah mobilitas harian, jembatan gantung ini juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil bumi dari kebun ke permukiman. Hal ini diyakini akan memangkas waktu dan tenaga petani serta mendongkrak perekonomian lokal secara signifikan.

Partisipasi aktif Babinsa dalam proyek ini juga bertujuan untuk memperkuat komunikasi, kedekatan, serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Sinergi yang kuat menjadi modal utama dalam mewujudkan fasilitas umum yang bermanfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat di Aceh Tenggara.

Ikuti acehindependent di Google News

Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.

Buka Google News

Pos terkait