Guru di Aceh Tamiang Tenggelam Saat Memancing, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

ACEH TAMIANG – Suasana duka dan harap menyelimuti warga Desa Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Seorang warga yang berprofesi sebagai guru dilaporkan tenggelam saat memancing di Sungai Tamiang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Korban diketahui bernama Kiki Armada (33), warga Desa Kota Lintang Bawah. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026, sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Sungai Tamiang, tepatnya di bawah Jembatan Kota Kuala Simpang.

Bacaan Lainnya
Ads

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, korban sebelumnya diketahui sedang memancing di tepi Sungai Tamiang sejak sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, korban berada seorang diri menikmati aktivitas memancing yang biasa dilakukannya.

Namun, sekitar beberapa jam kemudian, saksi mata yang berada di lokasi melihat korban tiba-tiba terjatuh ke sungai. Dugaan sementara, korban mengalami serangan epilepsi atau penyakit sawan yang selama ini diketahui dideritanya, sehingga kehilangan keseimbangan dan jatuh ke dalam aliran sungai yang cukup deras.

Saksi yang melihat kejadian tersebut sempat berupaya meminta pertolongan warga sekitar. Namun karena kondisi arus sungai yang kuat dan korban dengan cepat terbawa arus, upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Setelah menerima laporan kejadian, BPBD Aceh Tamiang bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, relawan kebencanaan, dan masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Tim gabungan menyisir area sungai menggunakan perahu karet serta melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.

Memasuki hari kedua pencarian pada Senin (15/6/2026), operasi pencarian terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak personel. Tim juga berkoordinasi dengan masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Tamiang agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kejadian ini menjadi perhatian serius masyarakat Aceh Tamiang. Selain dikenal sebagai sosok yang ramah dan aktif di lingkungan tempat tinggalnya, Kiki Armada juga merupakan seorang tenaga pendidik yang berdedikasi dalam dunia pendidikan. Kabar hilangnya korban pun menimbulkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan kerja, para siswa, serta masyarakat sekitar.

Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi kejadian untuk mengikuti perkembangan proses pencarian. Mereka berharap korban dapat segera ditemukan sehingga keluarga memperoleh kepastian atas musibah yang terjadi.

Pihak keluarga juga terus menanti kabar dari tim pencarian sambil memanjatkan doa agar proses evakuasi berjalan lancar. Dukungan dan simpati dari berbagai kalangan terus mengalir, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan berkomitmen melakukan penyisiran secara maksimal hingga korban ditemukan.

Masyarakat Aceh Tamiang turut berharap dan berdoa agar Kiki Armada segera ditemukan serta seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian diberikan keselamatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

Caption Foto:

Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat melakukan pencarian terhadap Kiki Armada (33), seorang guru asal Desa Kota Lintang Bawah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Tamiang, tepatnya di bawah Jembatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Minggu (14/6/2026). Hingga saat ini proses pencarian masih terus berlangsung.

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait