TAKENGON – Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, ST, mengatakan jembatan Gemboyah yang kembali putus diterjang derasnya air, saat ini sedang proses perbaikan. Curah hujan yang tinggi, menyebabkan penghubung vital itu tak dapat bertahan.
Andalika mengungkapkan, akses yang menghubungkan Kecamatan Linge Isaq dengan Jagong Jeget itu, bukan kali ini saja mengalami kerusakan. “Ini adalah ketiga kalinya,” ungkapnya, Kamis (23/04/2026).
Disampaikan, 25 November 2025 atau awal bencana yang melanda, adalah kerusakan pertama. Lalu dilakukan perbaikan oleh pihak BPBD bersama masyarakat.
“Awal Januari 2026, kembali putus lagi. Kami kembali melakukan perbaikan atau normalisasi. Masyarakat juga bergotong royong. Yang ketiga kali ini, peristiwanya terjadi tiga hari lalu,” kata mantan Sekretaris PUPR Aceh Tengah ini.
Kalaksa Andalika belum dapat memastikan jembatan yang telah rusak tiga kali tersebut akan kembali normal. “Namun kita usahakan secepatnya. Sebab kita harus memasang bronjong lagi. Kita kolaborasi dengan PUPR Aceh Tengah,” imbuhnya.
Andalika juga berharap kepada masyarakat dapat bersabar. “Semoga segera cepat selesai. Setelah kembali mengalami kerusakan, kita langsung menurunkan alat berat. Dan saat ini sedang proses perbaikan,” katanya.
Terpisah, Kadis PUPR Aceh Tengah, Pijas, kepada wartawan mengatakan, Jembatan Gemboyah adalah ruas jalan provinsi. Sayangnya, pihak tingkat satu disebut tidak kooperatif.
“Enggak jelas pihak provinsi ni, dari awal bencana mereka tidak punya andil. Ada alat mereka masukkan seminggu di ruas jalan Bintang – Sp. Kraf, langsung pulang,” kata Pijas.
Pun demikian, pihak PUPR setempat tetap kerja keras, untuk mencapai target. Ditambah dengan adanya kolaborasi dengan BPBD. Sehingga akses masyarakat dapat segera pulih dan kembali berjalan lancar.
“Target dalam tiga hari selesai. Kendalanya lebar sungai sudah melebar, harus dilakukan pengalihan aliran air ke jembatan. Karena selama ini aliran lansung ke oprit jembatan, sehingga tergerus. Dan rencana kita pasang bronjong untuk pengaman timbunan oprit jembatan tersebut,” katanya.
Sebelumnya, sehari setelah Jembatan Gemboyah kembali putus, Bupati Haili Yoga mengunjungi lokasi tersebut. Tepatnya pada Selasa (21/04/2026).
Haili Yoga didampingi Kalaksa BPBD, Kadis PUPR, Kadis Perkim Aceh Tengah, perwakilan Baitul Mal, Camat Jagong Jeget, dan Camat Linge serta Reje Kampung Gemboyah.
“Baru saja saya menelpon Pak Wagub terkait jembatan ini, dan baru kunjungan bersama Mendagri. Ini akan segera ditindaklanjuti agar akses dapat dilalui dengan normal,” ucap Haili saat di lokasi. Ketika itu hujan mengguyur dataran tinggi Gayo. ()






