Tim dokter hewan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah mendatangi lokasi dan mengobati beruang madu jenis kelamin betina yang diperkirakan berusia 4 tahun itu.
Widget Artikel Samping
“Setelah dilepas dari jerat, beruang tersebut diobat dan dilepas liarkan kembali ke habitatnya,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh Kamarudzaman, Minggu (15/10/2023).
Menurutnya, keberadaan beruang madu yang terjerat perangkap babi itu awalnya diketahui oleh warga. Sejak Jumat (13/10/2023), warga Kampung Negeri Antara telah mendengar suara raungan binatang dalam hutan yang juga terdapat kebun warga tersebut.
Warga lantas mencoba mendatangi lokasi itu dan menemukan satu ekor beruang terjerat. Informasi tersebut lantas disampaikan ke aparat keamanan yang kemudian meneruskannya ke pihak BKSDA Aceh.
Lalu, pada hari itu juga, tim dokter hewan BKSDA dari Banda Aceh bergerak ke Bener Meriah untuk mengevakuasi binatang tersebut.
“Bagian kaki kanannya yang terjerat, tidak terlalu parah. Sudah kita obati dan bakal sembuh dengan sendirinya nanti,” ujar Kamarudzaman.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News