Dalam amanat Pangdam IM yang dibacakan Kasdam IM, ditekankan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sinergitas, menjaga disiplin, serta menjunjung tinggi kehormatan institusi dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.
Widget Artikel Samping
Pangdam IM menyampaikan bahwa upacara pengibaran bendera bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan dan memperkuat rasa bangga serta penghormatan terhadap Sang Merah Putih sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, lanjut Pangdam, harus senantiasa tertanam dalam diri setiap prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai landasan moral dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Situasi keamanan di Aceh secara umum terpelihara dengan baik berkat kerja sama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pangdam mengingatkan seluruh pimpinan satuan untuk meningkatkan kepekaan dan deteksi dini guna mengantisipasi berbagai dinamika yang ada.
Prajurit dan ASN juga diingatkan untuk menjaga kehormatan diri serta keluarga dengan memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Panca Prasetya Korpri, serta menjauhi narkoba, pinjaman online, dan judi online.
Selain itu, seluruh personel diminta bijak dalam menggunakan media sosial, terus meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pengendalian program dan anggaran pada Semester II Tahun Anggaran 2026.
Amanat ditutup dengan enam pedoman pelaksanaan tugas, mulai dari meningkatkan keimanan, menjaga kehormatan satuan, hingga senantiasa hadir dan menjadi solusi di tengah kesulitan masyarakat.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News