Dengan tema “Meluruskan Niat dan Membangun Mentalitas Istitha’ah Jamaah Haji”, kegiatan ini mengajak jamaah memahami bahwa haji bukan semata perjalanan fisik menuju Baitullah, melainkan perjalanan hati untuk memenuhi panggilan Allah SWT.
Widget Artikel Samping
Kegiatan yang dipandu oleh Febi Mutia sebagai MC ini menghadirkan Dr. H. M. Iqbal, S.Ag., M.H., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banda Aceh Tipe A, sebagai narasumber.
Dalam penyampaiannya, jamaah diajak melihat kembali makna istitha’ah secara lebih utuh. Kesiapan berhaji tidak hanya berkaitan dengan kemampuan finansial dan kesehatan fisik, tetapi juga kesiapan mental, spiritual, pengetahuan, serta kemampuan untuk bersikap mandiri dalam menghadapi berbagai situasi di Tanah Suci.
Manasik berlangsung dengan suasana hangat dan reflektif. Jamaah tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga diajak mempersiapkan hati: meluruskan niat, menumbuhkan keikhlasan, melatih kesabaran, memperkuat tawakal, dan membangun kesiapan menghadapi perjalanan yang penuh dengan pengalaman baru.
Bagi KBIHU ‘Aisyiyah Nashita Al Hujjaj, manasik bukan sekadar rangkaian kegiatan sebelum keberangkatan. Ia adalah ruang untuk menanamkan bekal ilmu sekaligus membangun kesiapan batin agar setiap jamaah mampu menjalankan ibadah dengan penuh kesadaran.
Sebab, perjalanan menuju Baitullah bukan hanya tentang sampai di Tanah Suci, tetapi tentang bagaimana pulang sebagai pribadi yang lebih dekat kepada Allah dan membawa pulang predikat haji yang mabrur.
KBIHU ‘Aisyiyah Nashita Al Hujjaj — bersama mempersiapkan jamaah menuju haji yang mabrur.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News