Lamaran Ditolak, Tiktoker Cantik Tewas Ditembak

Lamaran Ditolak
Tiktoker cantik, Sana ditembak mati / foto afp
Widget Artikel Samping

Tujuh Muda-Mudi Pesta Miras dan Seks Diserahkan ke Kejari

Baca Selengkapnya

acehindependent.com – Lamaran ditolak seorang bintang TikTok asal Pakistan, Sana Yousaf (17), tewas ditembak di rumahnya setelah berulang kali menolak lamaran seorang pria. Pelaku yang membawa pistol melepaskan tembakan mematikan, menewaskan remaja dengan lebih dari satu juta pengikut itu.

Kasus tragis ini sebenarnya terjadi pada Juni lalu, namun baru pada Sabtu kemarin (20/9/2025) terdakwa resmi didakwa di pengadilan, menurut laporan AFP, Minggu (21/9/2025). Insiden tersebut sontak memicu gelombang kecaman di seluruh Pakistan. Tragisnya, di balik banyaknya ucapan belasungkawa, tak sedikit pula komentar warganet yang justru menyalahkan korban atas kematiannya.

Bacaan Lainnya

“Semua tuduhan terhadap saya tidak benar dan tidak berdasar,” ujar terdakwa di hadapan Hakim Muhammad Afzal Majoka.

Sana dikenal luas lewat konten seputar kafe, produk kecantikan, hingga pakaian tradisional. TikTok sendiri begitu populer di Pakistan, terutama karena kemudahannya diakses oleh masyarakat dengan tingkat literasi rendah. Banyak perempuan menemukan ruang untuk berekspresi sekaligus mencari penghasilan melalui platform ini, sesuatu yang jarang mereka dapatkan di dunia kerja formal.

Namun di balik popularitas itu, Sana menjadi korban kejahatan yang oleh polisi digambarkan sebagai “pembunuhan keji dan berdarah dingin.” Pelaku, bernama Hayat, dituduh nekat menghabisi nyawanya lantaran sakit hati setelah lamarannya berulang kali ditolak.

Ironisnya, sebagian komentar di media sosial justru membenarkan aksi sadis itu, bersembunyi di balik dalih “kode kehormatan” yang kerap mengekang perempuan. “Anda menuai apa yang Anda tabur,” tulis salah satu komentar yang ramai menuai kritik balik.

Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan menegaskan, kekerasan terhadap perempuan di negara tersebut masih sangat marak. Kasus serangan terhadap perempuan yang menolak lamaran pernikahan bahkan kerap terulang. Pada 2021, publik dikejutkan dengan kasus Noor Mukadam (27) yang dipenggal pacarnya, Zahir Jaffer, setelah menolak pinangan. Kasus itu kala itu memicu kemarahan nasional.

Tragedi Sana Yousaf kini kembali membuka luka lama sekaligus perdebatan tentang keselamatan perempuan di Pakistan. (*)

Widget Artikel Samping

Prediksi Paling Akurat Liga-Liga Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update

Baca Selengkapnya

Pos terkait