Prediksi Paling Akurat Liga - Liga Asia, Eropa ada di sini! lengkap, tajam, dan bikin kamu selalu update
Baca SelengkapnyaACEH INDEPENDENT, Pertemuan dalam Perjalanan Menuju Banda Aceh, Pagi itu, sekitar pukul 09.00 WIB, saya dalam perjalanan menuju Banda Aceh. Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit, travel yang membawa saya menepi ke sebuah gang. Sopir pun keluar untuk mengambil bawaan penumpang.
Tak lama kemudian, sopir membuka pintu barisan kedua. Kebetulan saya duduk di barisan dua dan hanya tersisa satu bangku di sebelah saya. Kemudian sopir mengarahkan seorang penumpang untuk duduk di sebelah saya.
Ternyata, dia seorang gadis remaja. Setelah masuk dan duduk di samping saya, pintu mobil pun ditutup. Pak sopir melanjutkan perjalanan menuju Banda Aceh.
Dalam perjalanan, saya melihat dia memangku sebuah benda. Saya tidak tahu benda apa itu. Kemudian saya memberanikan diri untuk menanyakannya.
“Laptop ini, ya, Dek?” ucap saya.
“Ya, Pak,” jawabnya.
Saya bilang kepada adik itu, “Jangan dipangku, Dek. Taruh saja di depan Bapak.”
Lalu adik itu pun meletakkannya di depan saya.
Dalam perjalanan, laptop dalam tas itu terkadang hampir jatuh karena getaran mobil. Saya pun merapikannya agar tidak terjatuh. Sering sekali kami bergerak hampir bersamaan ketika menyentuh tas laptop itu sehingga terjadi interaksi antara kami berdua.
Kadang kami saling pandang dan berucap,
“Gak apa-apa, biar saya yang pegang.”
Tangan kami pun terkadang saling bersentuhan ketika refleks menahan tas laptop agar tidak jatuh.
Sesekali adik itu merasa mengantuk dan tertidur. Entah benar-benar tertidur atau hanya mencoba memejamkan mata. Sesekali ia mengarahkan wajahnya ke arah saya dengan mata tertutup. Saya pun sempat memperhatikan wajahnya yang berada begitu dekat di samping saya. Namun saya tetap menjaga sikap dan batasan selama perjalanan.
Hal-hal kecil seperti itu terus terjadi sepanjangperjalanan dan membuat perjalanan terasa berbeda bagi saya. Saya menikmati suasana tersebut, tetapi tetap berusaha mengendalikan diri agar tidak melakukan sesuatu yang melanggar batas maupun hukum.
Tak lama kemudian, jarum jam sudah mengarah ke pukul 13.00 WIB. Kami pun turun untuk makan siang dan salat berjamaah.
“Yuk, Dek, kita makan siang,” kata saya.
“Ya, Pak,” jawabnya.
Ternyata pintu harus dibuka dari luar sehingga saya harus membukanya dari belakang posisi adik itu. Setelah pintu terbuka, saya mencari meja dan mengambil lauk untuk makan siang.
Saya berkata kepadanya, “Di situ duduk sama Bapak, ya.”
Dengan tersenyum, adik itu pun mengiyakannya.
Tak disangka, lauk kami sama. Saya mengambil kuah belangong satu piring, ternyata adik itu juga mengambil menu yang sama. Hanya minumannya yang berbeda. Dia memilih teh dingin, sedangkan saya memilih Milo dingin.
Di situ kami duduk berhadapan dan kembali berinteraksi satu sama lain.
“Adik masih kuliah?” tanya saya. “Semester berapa?”
Dengan senyum, dia menjawab, “Ya, Pak. Semester empat.”
“Kuliah di mana, Dek?” tanya saya lagi dengan penuh semangat.
“Di UIN, Pak.”
“Oh, ya. Ngekos di Banda, ya, Dek?” tanya saya lagi.
“Enggak, Pak. Kami tinggal di asrama Pemkab Aceh Timur, Pak. Jadi kami di situ tidak bayar, hanya bayar listrik dan air saja.”
Setelah makan dan salat zuhur, kami melanjutkan perjalanan menuju Banda Aceh.
Yang saya herankan, sepanjang perjalanan kaki saya tidak terasa pegal, bahkan rasa lelah pun tidak terasa. Entah kenapa. Mungkin karena suasana perjalanan terasa menyenangkan setelah berbincang dengan adik tersebut.
Setibanya di Banda Aceh, saya turun lebih dahulu mengingat rumah saya lebih dekat. Untuk pertama kalinya kami bertemu, dan akhirnya kami harus berpisah.
Kalimat terakhir yang keluar dari adik itu adalah,
“Makasi ya, Pak.”
Dia pun melanjutkan perjalanannya.
Kalimat “makasih” itu entah apa maksudnya. Saya pun tidak mengerti. Mungkin hanya ucapan terima kasih sederhana karena saya telah membantunya selama perjalanan.
Namun, pertemuan singkat itu tetap membekas dalam pikiran saya.
Dalam hati saya berujar, semoga kita bisa bertemu lagi dalam perjalanan berikutnya
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News






