Pembangunan fasilitas tersebut dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat secara gotong royong. Setelah melalui sejumlah tahapan pekerjaan, tempat wuduk kini telah dilengkapi saluran air serta pengecatan, sehingga secara fisik maupun fungsi telah siap dimanfaatkan.
Widget Artikel Samping
Air telah mengalir dan seluruh bagian bangunan telah diselesaikan, menandai tercapainya salah satu sasaran tambahan yang secara langsung menunjang kebutuhan masyarakat di lingkungan meunasah.
Koordinator Lapangan TMMD ke-129, Kapten Czi Putut Arianto, mengatakan penyelesaian tempat wuduk tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas menghadirkan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Tempat wuduk ini sudah rampung dan air juga sudah mengalir dan telah dicat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama untuk mendukung kegiatan ibadah dan berbagai aktivitas keagamaan di Komplek Meunasah,” ujar Kapten Czi Putut Arianto.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Semangat gotong royong antara Satgas dan warga tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang telah dibangun.
Pimpinan Dayah Babul Ma’rif Darul Mukhlisin, Tgk. Abdullah, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Satgas TMMD ke-129 yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat dan lingkungan pendidikan keagamaan.
“Kami sangat mengapresiasi Satgas TMMD yang telah menunjukkan dedikasinya kepada masyarakat. Tidak hanya membangun sumur bor dan MCK untuk kebutuhan santri dan jamaah di komplek dayah, tetapi juga membangun tempat wuduk bagi masyarakat di Komplek Meunasah. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan ibadah, pengajian dan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat serta santri,” ungkapnya.
Ikuti acehindependent di Google News
Dapatkan berita acehindependent terbaru dan terpercaya langsung melalui Google News.
Buka Google News